Dari Rakyat, oleh Rakyat, untuk Rakyat: Perjalanan Koperasi di Indonesia

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 7 Mei 2025 | 04:42 WIB
Dalam unggahan terbarunya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) mengulas asal-usul gerakan koperasi yang ternyata sudah mulai tumbuh sejak awal 1900-an (Instagram kemendespdt)
Dalam unggahan terbarunya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) mengulas asal-usul gerakan koperasi yang ternyata sudah mulai tumbuh sejak awal 1900-an (Instagram kemendespdt)

 

METROSELEBES.COM – Koperasi sering kali hanya dikenal sebagai lembaga simpan pinjam di kalangan masyarakat. Namun, di balik kesederhanaannya, koperasi menyimpan sejarah panjang sebagai pilar penting dalam perjuangan ekonomi rakyat Indonesia.

Dalam unggahan terbarunya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) mengulas asal-usul gerakan koperasi yang ternyata sudah mulai tumbuh sejak awal 1900-an.

Kala itu, rakyat kecil mengalami kesulitan ekonomi di masa penjajahan.

Baca Juga: Dari Ayam hingga Telur, Presiden Prabowo Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Bangsa

Ide koperasi pun lahir sebagai bentuk solidaritas melalui gotong royong dan sistem simpan pinjam.

Tokoh seperti R. Aria Wiraatmadja pada 1895 menjadi pelopor awal dengan mendirikan lembaga simpan pinjam bagi pegawai.

Sementara itu, gerakan Budi Utomo dan Dr. Soetomo pada 1908 memperkuat koperasi sebagai sarana pendidikan dan ekonomi rakyat.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Akan Didorong Biayai Beasiswa Pendidikan Warga Kurang Mampu

Puncaknya, Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia menegaskan,
“Koperasi adalah jalan tengah ekonomi rakyat,”
menandai pentingnya koperasi sebagai sistem ekonomi yang adil dan berdaulat.

Kongres koperasi pertama pun digelar di Tasikmalaya pada 12 Juli 1947 yang kini diperingati sebagai Hari Koperasi Nasional.

Di era modern, koperasi telah diakui secara resmi dalam UU No. 25 Tahun 1992 sebagai alat untuk memajukan ekonomi rakyat secara mandiri dan sejahtera bersama.

Menindaklanjuti semangat tersebut, Kemendesa PDTT kini menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang menjadi ujung tombak pemberdayaan ekonomi di desa.

Baca Juga: Benarkah Bansos PKH 2025 Cair Double April-Mei? Ini Penjelasannya!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Sumber: Kementerian Desa PDTT

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X