Sumpah Pemuda 2025 Akan Beda: Presiden Luncurkan 'Koperasi Desa Merah Putih', Apa Misinya?”

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 11 Mei 2025 | 05:31 WIB
Dalam Rapat Terbatas Presiden menekankan pentingnya tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta perlunya evaluasi berkala terhadap progres program," tulis Tim Media Presiden dalam siaran resminya. (Instagram presidenrepublikindonesia)
Dalam Rapat Terbatas Presiden menekankan pentingnya tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta perlunya evaluasi berkala terhadap progres program," tulis Tim Media Presiden dalam siaran resminya. (Instagram presidenrepublikindonesia)

 

JAKARTAMETROSELEBES.COM — Sebuah langkah strategis yang belum pernah dilakukan sebelumnya akan mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2025.

Presiden Prabowo Subianto secara menggelar Rapat Terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada 8 Mei 2025 untuk membahas peluncuran program unggulan Koperasi Desa Merah Putih.

Program ini akan menjadi tonggak sejarah baru dalam pembangunan pedesaan di Indonesia. Dengan visi memperkuat ekonomi desa yang mandiri, kompetitif, dan berkelanjutan,

Baca Juga: Apa Saja Jenis Kakao Unggulan yang Tumbuh Subur di Dataran Tinggi ? Berikut Nama dan Jenisnya

Koperasi Desa Merah Putih diproyeksikan sebagai solusi strategis pengentasan kemiskinan yang selama ini menjadi tantangan kronis di pedesaan.

"Presiden menekankan pentingnya tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta perlunya evaluasi berkala terhadap progres program," tulis Tim Media Presiden dalam siaran resminya.

Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkan dapat mengelola potensi lokal secara kolektif dan memperkuat ekonomi kerakyatan.

Menurut data BPS tahun 2024, kemiskinan di wilayah pedesaan masih menyentuh angka 10,26%, jauh di atas kota. Target pemerintah: menurunkannya minimal 2% dalam dua tahun.

Baca Juga: Istana Tegaskan Presiden Tak Pernah Laporkan Mahasiswi Pembuat Meme: Pembuat Ekspresi Harus Bertanggung Jawab

 

Program ini juga akan melibatkan BUMDes dan Lembaga Keuangan Mikro sebagai bagian dari ekosistem pendukung. Pilot project akan diuji coba di Jawa Tengah, NTT, dan Sulawesi Selatan.

“Desa bukan objek pembangunan, tapi subjek utama pembangunan Indonesia ke depan,” tegas Presiden Prabowo dalam penutupan rapat terbatas.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X