Korban dan Klaim Kemenangan
Serangan Israel yang dimulai pada 13 Juni secara tiba-tiba telah menewaskan sejumlah tokoh militer dan ilmuwan nuklir papan atas Iran. Iran membalas dengan peluncuran rudal dalam jumlah besar, yang berhasil menembus pertahanan udara Israel untuk pertama kalinya.
Pihak berwenang Iran melaporkan 610 orang tewas dan hampir 5.000 lainnya terluka, sementara Israel mencatat 28 korban jiwa. Kedua pihak mengklaim kemenangan: Israel menyatakan telah menghancurkan target utama, sedangkan Iran menilai keberhasilannya menembus pertahanan Israel sebagai alasan utama gencatan senjata.
Baca Juga: Utusan Trump: Pembicaraan AS-Iran Menjanjikan, Peluang Damai Jangka Panjang Terbuka
Namun, kemampuan Israel menyerang pemimpin militer Iran secara presisi dan cepat menimbulkan tekanan besar bagi rezim ulama di Iran, terutama di saat negara itu menghadapi krisis suksesi menyusul usia lanjut Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei yang kini 86 tahun.
Kelegaan yang Dibalut Kekhawatiran
Di Iran dan Israel, warga menyambut baik berakhirnya konflik, meski tetap dibayangi kekhawatiran. Farah (67), seorang warga Teheran, kembali dari tempat pengungsian di Lavasan setelah gencatan senjata diumumkan. “Orang-orang lega, tapi tidak yakin apa yang akan terjadi selanjutnya,” katanya. Ia khawatir perang justru akan diikuti dengan pengetatan aturan sosial seperti kewajiban berbusana.
Sementara di Tel Aviv, Rony Hoter-Ishay Meyer (38) menyampaikan kelegaannya karena anak-anak bisa kembali ke sekolah, namun mengaku masih sangat kelelahan secara emosional. “Dua minggu terakhir sungguh bencana. Kami benar-benar kehabisan tenaga dan ingin hidup normal kembali.”
Baca Juga: Koperasi Merah Putih” Jadi Senjata Baru Pemerintah Bangkitkan Ekonomi Desa
Kembali ke Meja Diplomasi
Artikel Terkait
Koperasi Merah Putih” Jadi Senjata Baru Pemerintah Bangkitkan Ekonomi Desa
Tahun Ajaran Baru 2025, Sekolah Rakyat Siap Dimulai 14 Juli
DPR Apresiasi Aksi Cepat Presiden Prabowo Atasi Konflik Wilayah dan Tambang Raja Ampat
DPR Siap Kawal Tahun Sidang 2024–2025: Fokus Pengangguran, Haji 2025, dan Aturan Ojek Online
Utusan Trump: Pembicaraan AS-Iran Menjanjikan, Peluang Damai Jangka Panjang Terbuka
Semangat Gotong Royong Kopdes: Kunci Pengawasan dan Profesionalisme Koperasi Desa
Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Modal Usaha Tanpa Jaminan Pribadi
Trump Yakinkan Komitmen ke NATO saat Aliansi Sepakati Target Belanja Pertahanan 5% PDB
Penjualan Tesla di Eropa Anjlok Lima Bulan Berturut-turut, BYD Nyaris Menyamai
Ketegangan Timur Tengah Mereda, Fokus Pasar Beralih ke Powell dan Prospek Pemangkasan Suku Bunga