WASHINGTON DC – METROSELEBES.COM – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuat klaim mengejutkan bahwa militer AS telah berhasil melancarkan serangan senyap terhadap tiga fasilitas nuklir utama milik Iran.
Salah satunya adalah situs pengayaan uranium bawah tanah yang terkenal sangat dilindungi di Fordow.
Trump menyatakan dalam unggahan di akun X miliknya bahwa militer AS telah menyelesaikan misi "sangat sukses" terhadap fasilitas nuklir di Fordow, Natanz, dan Esfahan.
"Kami telah menyelesaikan serangan yang sangat sukses terhadap tiga lokasi nuklir di Iran," tulis Trump, Minggu (22/6/2025), tanpa memberikan rincian tambahan mengenai waktu atau metode serangan.
Baca Juga: Ekowisata Berbasis Warga: Sentra Pasar Khatulistiwa Hidupkan Ekonomi Lokal di Dusun Bambu
Serangan ini disebut-sebut menyasar fasilitas utama Iran yang berkaitan dengan pengayaan uranium, dan menjadi pukulan telak terhadap ambisi nuklir negara tersebut.
Fordow, misalnya, berada 80 meter di bawah tanah dan dikenal sebagai salah satu lokasi paling sulit ditembus oleh serangan militer konvensional.
Namun, AS dikabarkan menggunakan bom bunker buster canggih yang mampu menembus pertahanan lokasi tersebut.
Trump juga menginformasikan bahwa pesawat militer AS berhasil keluar dengan selamat dari wilayah udara Iran usai menjatuhkan bom di Fordow dan kini sedang dalam perjalanan pulang ke pangkalan.
Baca Juga: Harga Beras Melejit di Timur Indonesia, Pemerintah Salurkan 250 Ribu Ton untuk Redam Gejolak”
"Pesawat kini dalam perjalanan pulang," ujar Trump.
Dalam pernyataan penutupnya, Trump memberi ucapan selamat kepada militer AS dan menyebut bahwa "sudah saatnya untuk melakukan perdamaian," yang justru bertolak belakang dengan tindakan agresif yang baru saja diklaimnya.
Sebagai informasi tambahan, ketegangan antara Iran dan AS kembali meningkat dalam beberapa bulan terakhir menyusul laporan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang menyebutkan Iran telah meningkatkan pengayaan uraniumnya hingga mendekati level senjata nuklir.
Baca Juga: Igor Sechin: China Bergerak Menuju Kemandirian Energi dan Siap Jadi Eksportir Global
Pada Maret 2025, The Guardian melaporkan bahwa pengayaan uranium Iran telah mencapai 84%, hanya selisih kecil dari level 90% yang dibutuhkan untuk senjata nuklir.
Artikel Terkait
Komandan Senior Iran Tewas, Ketegangan Memuncak dalam Perang Udara Israel-Iran yang Berlangsung Lebih dari Seminggu
Sinergi Gizi Nasional: KSP Perkuat Aksi Cepat MBG di Daerah 3T
Akselerasi Terhambat, Zona B Tol Ciawi–Sukabumi Dikebut Rampung Agustus
Kolaborasi Hijau Sumbar: Komisi IV DPR RI Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Alam
Syarhei Tsikhanouski Dibebaskan dari Penjara, Tsikhanouskaya Desak Pembebasan Tahanan Politik Lainnya
Era Baru Diplomasi Global: Indonesia dan Rusia Resmikan Kemitraan Strategis Multidimensional
Ekowisata Khatulistiwa: Dusun Bambu Jadi Pusat Sinergi Pasar dan Alam
Igor Sechin: China Bergerak Menuju Kemandirian Energi dan Siap Jadi Eksportir Global
Harga Beras Melejit di Timur Indonesia, Pemerintah Salurkan 250 Ribu Ton untuk Redam Gejolak”
Ekowisata Berbasis Warga: Sentra Pasar Khatulistiwa Hidupkan Ekonomi Lokal di Dusun Bambu