Ekowisata Khatulistiwa: Dusun Bambu Jadi Pusat Sinergi Pasar dan Alam

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 22:17 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PM) Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, meresmikan Sentra Pasar Khatulistiwa di kawasan Dusun Bambu, sebuah destinasi wisata alam yang terletak di Lembang, Bandung Barat. (Instagram kemenkopmri)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PM) Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, meresmikan Sentra Pasar Khatulistiwa di kawasan Dusun Bambu, sebuah destinasi wisata alam yang terletak di Lembang, Bandung Barat. (Instagram kemenkopmri)

 

BANDUNG – METROSELEBES.COM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PM) Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, meresmikan Sentra Pasar Khatulistiwa di kawasan Dusun Bambu, sebuah destinasi wisata alam yang terletak di Lembang, Bandung Barat.

Peresmian ini menandai langkah konkret pemerintah dalam mengembangkan ruang ekonomi baru berbasis ekowisata dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Sentra Pasar Khatulistiwa di Dusun Bambu bukan hanya sekadar tempat transaksi ekonomi, tetapi menjadi inisiatif strategis yang menghidupkan kembali potensi lokal melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat.

Baca Juga: Era Baru Diplomasi Global: Indonesia dan Rusia Resmikan Kemitraan Strategis Multidimensional

Konsep ini sejalan dengan semangat ekonomi hijau yang terus digencarkan sebagai upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Dusun Bambu sendiri telah lama dikenal sebagai pelopor destinasi wisata ramah lingkungan yang memadukan pesona alam dengan kenyamanan modern.

Melalui pendekatan ecotourism, kawasan ini tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menguatkan ketahanan ekonomi warga sekitar.

Baca Juga: Kolaborasi Hijau Sumbar: Komisi IV DPR RI Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Alam

Dengan melibatkan UMKM, petani, dan pelaku usaha kreatif lokal dalam pengelolaan pasar, Dusun Bambu menjadi model pengembangan wisata berbasis komunitas.

Menurut data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sektor pariwisata berbasis ekologi mengalami pertumbuhan signifikan pasca pandemi.

Pada 2023, kontribusi ekowisata terhadap pendapatan daerah di Jawa Barat meningkat hingga 22% dibanding tahun sebelumnya. Dusun Bambu merupakan salah satu penyumbang utama dari sektor tersebut.

Baca Juga: Kolaborasi Hijau Sumbar: Komisi IV DPR RI Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Alam

Selain menjadi contoh nyata sinergi antara ekonomi dan lingkungan, Sentra Pasar Khatulistiwa diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia, khususnya wilayah yang memiliki potensi alam dan budaya yang kuat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X