Warner Bros Discovery Terbelah, Fitch Turunkan Peringkat Utang ke Status “Junk"

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Kamis, 12 Juni 2025 | 00:50 WIB
Bagian luar kampus Warner Bros. Discovery di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, 2 Mei 2023. Source FOTO: REUTERS
Bagian luar kampus Warner Bros. Discovery di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, 2 Mei 2023. Source FOTO: REUTERS

ATTALANTA,METROSELEBES COM-Raksasa hiburan Warner Bros Discovery (WBD) menghadapi pukulan besar setelah lembaga pemeringkat kredit Fitch Ratings menurunkan peringkat utangnya ke level “junk” atau tidak layak investasi. Penurunan peringkat ini diumumkan pada Rabu, hanya beberapa hari setelah perusahaan mengumumkan rencana pemisahan bisnisnya menjadi dua entitas publik yang terpisah. Seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (11/06/2025).

Baca Juga: Korea Selatan Hentikan Siaran Propaganda Lewat Pengeras Suara demi Redakan Ketegangan dengan Korea Utara

Menurut analisis dari Fitch, keputusan untuk menurunkan peringkat kredit tersebut dilandasi oleh kekhawatiran atas dampak jangka panjang dari restrukturisasi ini terhadap struktur bisnis dan profil keuangan Warner Bros Discovery. “Penurunan ini mencerminkan ekspektasi Fitch bahwa pasca-transaksi, WBD akan menjadi perusahaan yang lebih kecil, kurang terdiversifikasi, dan berada dalam industri yang sedang mengalami penurunan struktural,” tulis Fitch dalam laporan resminya. Lembaga tersebut juga menambahkan bahwa kemungkinan penurunan lebih lanjut bisa terjadi tergantung pada struktur modal akhir setelah pemisahan.

 

Pada Senin sebelumnya, Warner Bros Discovery mengumumkan rencana besar untuk membagi perusahaannya menjadi dua unit usaha terpisah. Unit pertama akan berfokus pada dunia perfilman dan layanan streaming, dengan membawa Warner Bros Pictures, DC Studios, dan platform HBO Max yang terus berkembang. Sementara unit kedua akan menampung jaringan televisi kabel warisan seperti CNN, TNT, dan saluran lainnya yang telah lama menjadi bagian dari portofolio Discovery.

Baca Juga: AS Tegaskan Tarif 55% untuk Tiongkok Tetap Berlaku Meski Kesepakatan Dagang Dicapai

Langkah ini disebut sebagai upaya untuk mengelola beban utang perusahaan yang sangat besar, yakni mencapai sekitar $37 miliar, warisan dari penggabungan besar Warner Bros dan Discovery pada tahun 2022.

 

Pemisahan ini dijadwalkan selesai pada pertengahan tahun 2026 dan diharapkan dapat memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar bagi kedua entitas baru. Namun, pasar keuangan tampak belum sepenuhnya yakin akan dampak positif dari langkah ini. Kekhawatiran utama tetap pada potensi pelemahan kekuatan finansial, terutama jika masing-masing entitas tidak memiliki struktur permodalan yang cukup kuat untuk menopang operasional dan membayar utang.

Baca Juga: China Batasi Ekspor Logam Tanah Jarang ke AS Selama Enam Bulan, Industri Otomotif Terancam

Kondisi ini menempatkan Warner Bros Discovery di persimpangan jalan besar — apakah pemisahan ini akan menjadi langkah strategis yang menyelamatkan perusahaan, atau justru mempercepat penurunan nilainya di tengah persaingan industri hiburan yang semakin sengit dan berubah cepat.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X