ATTALANTA,METROSELEBES COM-Raksasa hiburan Warner Bros Discovery (WBD) menghadapi pukulan besar setelah lembaga pemeringkat kredit Fitch Ratings menurunkan peringkat utangnya ke level “junk” atau tidak layak investasi. Penurunan peringkat ini diumumkan pada Rabu, hanya beberapa hari setelah perusahaan mengumumkan rencana pemisahan bisnisnya menjadi dua entitas publik yang terpisah. Seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (11/06/2025).
Menurut analisis dari Fitch, keputusan untuk menurunkan peringkat kredit tersebut dilandasi oleh kekhawatiran atas dampak jangka panjang dari restrukturisasi ini terhadap struktur bisnis dan profil keuangan Warner Bros Discovery. “Penurunan ini mencerminkan ekspektasi Fitch bahwa pasca-transaksi, WBD akan menjadi perusahaan yang lebih kecil, kurang terdiversifikasi, dan berada dalam industri yang sedang mengalami penurunan struktural,” tulis Fitch dalam laporan resminya. Lembaga tersebut juga menambahkan bahwa kemungkinan penurunan lebih lanjut bisa terjadi tergantung pada struktur modal akhir setelah pemisahan.
Pada Senin sebelumnya, Warner Bros Discovery mengumumkan rencana besar untuk membagi perusahaannya menjadi dua unit usaha terpisah. Unit pertama akan berfokus pada dunia perfilman dan layanan streaming, dengan membawa Warner Bros Pictures, DC Studios, dan platform HBO Max yang terus berkembang. Sementara unit kedua akan menampung jaringan televisi kabel warisan seperti CNN, TNT, dan saluran lainnya yang telah lama menjadi bagian dari portofolio Discovery.
Baca Juga: AS Tegaskan Tarif 55% untuk Tiongkok Tetap Berlaku Meski Kesepakatan Dagang Dicapai
Langkah ini disebut sebagai upaya untuk mengelola beban utang perusahaan yang sangat besar, yakni mencapai sekitar $37 miliar, warisan dari penggabungan besar Warner Bros dan Discovery pada tahun 2022.
Pemisahan ini dijadwalkan selesai pada pertengahan tahun 2026 dan diharapkan dapat memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar bagi kedua entitas baru. Namun, pasar keuangan tampak belum sepenuhnya yakin akan dampak positif dari langkah ini. Kekhawatiran utama tetap pada potensi pelemahan kekuatan finansial, terutama jika masing-masing entitas tidak memiliki struktur permodalan yang cukup kuat untuk menopang operasional dan membayar utang.
Baca Juga: China Batasi Ekspor Logam Tanah Jarang ke AS Selama Enam Bulan, Industri Otomotif Terancam
Kondisi ini menempatkan Warner Bros Discovery di persimpangan jalan besar — apakah pemisahan ini akan menjadi langkah strategis yang menyelamatkan perusahaan, atau justru mempercepat penurunan nilainya di tengah persaingan industri hiburan yang semakin sengit dan berubah cepat.
Artikel Terkait
Deklarasi dan MoU Lawan TPPO, Target 10.000 Pekerja Migran Legal!
Rachel Reeves Umumkan Rencana Anggaran Ambisius: Fokus pada Kesehatan, Pertahanan, dan Infrastruktur demi Prioritas Rakyat Pekerja
Tiga Pilar Kopdes Merah Putih dapat berjalan optimal
Dorong Percepatan pLPendirian Koperasi Merah Putih, DPD Kunjungi DPMD Jawa Barat
MPP Kini Menjangkau Pulau: Inovasi Baru Layanan Publik di BANGGAI LAUT
IMF dan Serbia Capai Kesepakatan Awal untuk Program Reformasi Ekonomi Selama 36 Bulan
Menkeu AS: RUU Pajak Partai Republik Akan Lindungi Kedaulatan Pajak Korporasi dari Campur Tangan Asing
China Batasi Ekspor Logam Tanah Jarang ke AS Selama Enam Bulan, Industri Otomotif Terancam
AS Tegaskan Tarif 55% untuk Tiongkok Tetap Berlaku Meski Kesepakatan Dagang Dicapai
Korea Selatan Hentikan Siaran Propaganda Lewat Pengeras Suara demi Redakan Ketegangan dengan Korea Utara