Goldman Sachs memperkirakan bahwa tarif dasar sebesar 10% terhadap mitra dagang utama akan tetap diberlakukan, disertai dengan tarif sektoral tambahan. Namun, mereka memperingatkan bahwa jika hambatan tarif makin besar, pemerintah mungkin mencari cara lain untuk menambah pemasukan negara yang bisa berdampak lebih buruk terhadap dolar.
Kekhawatiran fiskal juga menambah tekanan terhadap aset-aset dolar AS. Dalam beberapa bulan terakhir, pasar telah menunjukkan tren "Sell America", yang ditandai dengan pelepasan saham dan obligasi AS.
Baca Juga: Dari Jalanan Hong Kong ke Pameran di Taipei: Perjuangan Fu Tong Tak Berakhir
Fokus utama pasar minggu ini adalah pembahasan di Senat atas rancangan undang-undang pemotongan pajak dan belanja besar-besaran yang diajukan Trump, yang diperkirakan akan menambah utang pemerintah federal sebesar $3,8 triliun dalam satu dekade ke depan.
Bagian yang paling kontroversial dalam rancangan tersebut adalah Pasal 899, yang memungkinkan AS mengenakan pajak terhadap investor dan perusahaan dari negara yang dianggap memberlakukan "pajak asing yang tidak adil". Analis Barclays menyebutkan bahwa kebijakan ini berisiko mengurangi arus investasi asing ke AS dan melemahkan nilai dolar.
Baca Juga: Mampukah Pertemuan di Istanbul Hentikan Perang Ukraina-Rusia?
"Jika AS secara aktif mengurangi imbal hasil investor asing dari aset-aset mereka di Amerika, maka hal itu akan mengurangi arus masuk modal dan menekan dolar," tulis mereka dalam laporan riset.
Meskipun sentimen terhadap dolar saat ini berada dalam kondisi negatif ekstrem, para analis menilai bahwa arah pergerakan mata uang ini ke depan masih penuh ketidakpastian.
Artikel Terkait
Mampukah Pertemuan di Istanbul Hentikan Perang Ukraina-Rusia?
Flayer Undian BRImo Festival, Kepala BRI Palu : Itu Tidak Benar Alias Hoax
Kopdes Merah Putih Capai 75 Ribu: Bukti Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Ekonomi Desa
Panen Tetap Cuan di Musim Kemarau: Ini 7 Tanaman Tahan Kering yang Cocok untuk Petani Indonesia”
Dari Jalanan Hong Kong ke Pameran di Taipei: Perjuangan Fu Tong Tak Berakhir
Trump dan Xi Akan Berdialog di Tengah Ketegangan Perdagangan Mineral Kritis
Upaya Perdamaian Diblokir: Israel Gagalkan Kunjungan Menteri Arab ke Palestina
Perang Dagang Trump Guncang Ekonomi Global: Dari Tarif Ekspor Gila-Gilaan hingga Drama Pengadilan
Harga Minyak Naik Tajam, OPEC+ Pilih Konsistensi Ketimbang Kejutan
Pelantikan Serentak Dua Bupati dan TP-PKK Sukses Warnai Awal Juni 2025 di Sulteng