Trump dan Xi Akan Berdialog di Tengah Ketegangan Perdagangan Mineral Kritis

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Senin, 2 Juni 2025 | 13:29 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bertemu dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada awal pertemuan bilateral mereka di KTT para pemimpin G20 di Osaka, Jepang, pada 29 Juni 2019. Source FOTO: REUTERS
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bertemu dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada awal pertemuan bilateral mereka di KTT para pemimpin G20 di Osaka, Jepang, pada 29 Juni 2019. Source FOTO: REUTERS

WASHINGTON,METROSELEBES.COM-Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping diperkirakan akan melakukan percakapan dalam waktu dekat guna meredakan ketegangan terkait sengketa perdagangan mineral kritis yang semakin memanas, menurut pernyataan dari pejabat tinggi pemerintahan AS. Seperti dikutip dari Reuters pada Minggu (01/06/2025).

Baca Juga: Dari Jalanan Hong Kong ke Pameran di Taipei: Perjuangan Fu Tong Tak Berakhir

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, pada Minggu menyampaikan bahwa kedua pemimpin dunia itu akan segera mengadakan pembicaraan untuk menyelesaikan sejumlah isu perdagangan yang belum terselesaikan, termasuk kebijakan pembatasan ekspor mineral penting oleh Tiongkok.

 

"China sedang menahan produk-produk yang penting bagi rantai pasok industri di India dan Eropa. Ini bukan tindakan dari mitra dagang yang dapat diandalkan," ujar Bessent dalam wawancara bersama program "Face the Nation" di CBS.

Baca Juga: Panen Tetap Cuan di Musim Kemarau: Ini 7 Tanaman Tahan Kering yang Cocok untuk Petani Indonesia”

Pernyataan ini muncul setelah Trump menuduh Beijing melanggar kesepakatan yang dibuat bersama Washington, yang sebelumnya mencakup rencana pelonggaran tarif dan pembatasan perdagangan atas mineral-mineral penting.

 

“Saya yakin ketika Presiden Trump dan Ketua Partai Xi berbicara, persoalan ini akan selesai. Tapi fakta bahwa mereka menahan produk-produk yang telah disepakati untuk dilepas – bisa saja ini masalah teknis di sistem China, atau bisa juga disengaja. Kita akan tahu setelah percakapan itu terjadi,” tambah Bessent.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih Capai 75 Ribu: Bukti Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Ekonomi Desa

Trump sendiri telah menyatakan pada Jumat lalu bahwa dirinya yakin akan berbicara langsung dengan Xi dalam waktu dekat. Namun, pihak China sebelumnya mengatakan bahwa belum ada komunikasi terbaru antara kedua pemimpin tersebut sejak April.

 

Saat ditanya apakah percakapan dengan Xi sudah dijadwalkan secara resmi, Bessent mengatakan, “Saya percaya kita akan melihat sesuatu terjadi dalam waktu dekat.”

Baca Juga: Mampukah Pertemuan di Istanbul Hentikan Perang Ukraina-Rusia?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X