WASHINGTON,METROSELEBES.COM-Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping diperkirakan akan melakukan percakapan dalam waktu dekat guna meredakan ketegangan terkait sengketa perdagangan mineral kritis yang semakin memanas, menurut pernyataan dari pejabat tinggi pemerintahan AS. Seperti dikutip dari Reuters pada Minggu (01/06/2025).
Baca Juga: Dari Jalanan Hong Kong ke Pameran di Taipei: Perjuangan Fu Tong Tak Berakhir
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, pada Minggu menyampaikan bahwa kedua pemimpin dunia itu akan segera mengadakan pembicaraan untuk menyelesaikan sejumlah isu perdagangan yang belum terselesaikan, termasuk kebijakan pembatasan ekspor mineral penting oleh Tiongkok.
"China sedang menahan produk-produk yang penting bagi rantai pasok industri di India dan Eropa. Ini bukan tindakan dari mitra dagang yang dapat diandalkan," ujar Bessent dalam wawancara bersama program "Face the Nation" di CBS.
Baca Juga: Panen Tetap Cuan di Musim Kemarau: Ini 7 Tanaman Tahan Kering yang Cocok untuk Petani Indonesia”
Pernyataan ini muncul setelah Trump menuduh Beijing melanggar kesepakatan yang dibuat bersama Washington, yang sebelumnya mencakup rencana pelonggaran tarif dan pembatasan perdagangan atas mineral-mineral penting.
“Saya yakin ketika Presiden Trump dan Ketua Partai Xi berbicara, persoalan ini akan selesai. Tapi fakta bahwa mereka menahan produk-produk yang telah disepakati untuk dilepas – bisa saja ini masalah teknis di sistem China, atau bisa juga disengaja. Kita akan tahu setelah percakapan itu terjadi,” tambah Bessent.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Capai 75 Ribu: Bukti Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Ekonomi Desa
Trump sendiri telah menyatakan pada Jumat lalu bahwa dirinya yakin akan berbicara langsung dengan Xi dalam waktu dekat. Namun, pihak China sebelumnya mengatakan bahwa belum ada komunikasi terbaru antara kedua pemimpin tersebut sejak April.
Saat ditanya apakah percakapan dengan Xi sudah dijadwalkan secara resmi, Bessent mengatakan, “Saya percaya kita akan melihat sesuatu terjadi dalam waktu dekat.”
Baca Juga: Mampukah Pertemuan di Istanbul Hentikan Perang Ukraina-Rusia?
Artikel Terkait
Menjelang G7, PM Jepang Ishiba Upayakan Deal Dagang dengan Trump
Apakah Google Akan Kehilangan Dominasi di Dunia Pencarian? Berikut Penjelasannya.!!
Hakim AS Pertimbangkan Sanksi Lebih Ringan bagi Google dalam Kasus Monopoli Mesin Pencari
India Klaim Taktik Baru Sukses Kalahkan Pakistan dalam Konflik Terbaru
Taiwan Pastikan Utang AS Aman, Dolar AS Tetap Dominan Sebagai Mata Uang Cadangan Dunia
Mampukah Pertemuan di Istanbul Hentikan Perang Ukraina-Rusia?
Flayer Undian BRImo Festival, Kepala BRI Palu : Itu Tidak Benar Alias Hoax
Kopdes Merah Putih Capai 75 Ribu: Bukti Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Ekonomi Desa
Panen Tetap Cuan di Musim Kemarau: Ini 7 Tanaman Tahan Kering yang Cocok untuk Petani Indonesia”
Dari Jalanan Hong Kong ke Pameran di Taipei: Perjuangan Fu Tong Tak Berakhir