Panen Tetap Cuan di Musim Kemarau: Ini 7 Tanaman Tahan Kering yang Cocok untuk Petani Indonesia”

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 2 Juni 2025 | 05:36 WIB
Berikut daftar 7 tanaman tahan kering yang direkomendasikan: jagung, Ubi Jalar, Singkong, Kentang, Kacang Tanah, Kacang Hijau, Labu (Instagram kementerianpertanian)
Berikut daftar 7 tanaman tahan kering yang direkomendasikan: jagung, Ubi Jalar, Singkong, Kentang, Kacang Tanah, Kacang Hijau, Labu (Instagram kementerianpertanian)

 

JAKARTAMETROSELEBES.COM – Musim kemarau sering kali menjadi momok bagi para petani karena menurunnya curah hujan dapat berdampak pada produktivitas pertanian.

Namun, dengan memilih jenis tanaman yang tahan kering, petani tetap bisa produktif dan mendapatkan hasil optimal, bahkan di tengah keterbatasan air.

Kementerian Pertanian RI memberikan rekomendasi tujuh tanaman yang terbukti tahan terhadap musim kemarau.

Pilihan ini bukan hanya berdasarkan ketahanan terhadap kekeringan, tetapi juga dari sisi efisiensi air dan potensi hasilnya.

Baca Juga: Jagung NTB Tembus Blitar: Strategi Bapanas Jaga Harga dan Penuhi Pakan Ternak

Berikut daftar 7 tanaman tahan kering yang direkomendasikan:

  1. Jagung (Zea mays)
    Jagung memiliki sistem perakaran yang dalam dan mampu menyerap air dari lapisan tanah yang lebih dalam. Ini membuatnya tumbuh optimal meskipun curah hujan minim. Selain itu, jagung juga merupakan bahan pangan dan pakan ternak yang bernilai ekonomis tinggi.

  2. Ubi Jalar (Ipomoea batatas)
    Ubi jalar mampu menyimpan air dalam umbinya serta memiliki daun yang lebar untuk mengurangi penguapan. Tanaman ini cocok di tanah dengan kadar air rendah dan tetap memberikan hasil yang maksimal.

  3. Singkong (Manihot esculenta)
    Tanaman ini sangat toleran terhadap kekeringan karena akarnya menyerap air secara efisien dari tanah kering. Singkong juga dapat bertahan hidup meskipun hanya mendapat sedikit air hujan.

  4. Kentang (Solanum tuberosum)
    Kentang tumbuh optimal dengan kelembapan sedang, namun tidak mudah membusuk saat musim kemarau karena tidak terlalu bergantung pada air dalam jumlah besar.

  5. Kacang Tanah (Arachis hypogaea)
    Tahan terhadap kekeringan dan tumbuh optimal di tanah gembur dan kering. Kacang tanah juga memiliki produktivitas tinggi dengan risiko penyakit akar yang rendah.

  6. Kacang Hijau (Vigna radiata)
    Tanaman ini efisien dalam penggunaan air dan memiliki siklus tumbuh cepat—sekitar 60 hari. Ini menjadikannya salah satu tanaman andalan saat musim kemarau.

  7. Labu (Cucurbita spp.)
    Batangnya yang merambat berfungsi untuk melindungi tanah dari penguapan langsung oleh sinar matahari. Ini membantu menjaga kelembapan tanah secara alami.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X