KYIV,METROSELEBES.COM-Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan bahwa Ukraina akan menghadiri pertemuan penting yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (02/06/2025) di Istanbul, Turki, sebagai bagian dari upaya diplomatik terbaru untuk mengakhiri konflik bersenjata dengan Rusia.
Baca Juga: Taiwan Pastikan Utang AS Aman, Dolar AS Tetap Dominan Sebagai Mata Uang Cadangan Dunia
Dalam pernyataannya melalui Telegram pada Minggu malam, Zelenskiy mengungkapkan bahwa ia telah merumuskan posisi resmi Ukraina menjelang pertemuan tersebut bersama jajaran pejabat tinggi pemerintah.
"Saya telah menjabarkan posisi Ukraina menjelang pertemuan di Istanbul pada Senin," tulis Zelenskiy.
Baca Juga: India Klaim Taktik Baru Sukses Kalahkan Pakistan dalam Konflik Terbaru
Pertemuan ini merupakan usulan dari pihak Rusia, dan akan kembali dihadiri oleh Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov yang dipercaya memimpin delegasi Ukraina. Umerov sebelumnya juga memimpin pembicaraan damai serupa dalam beberapa kesempatan.
Presiden Zelenskiy menyebutkan sejumlah tuntutan utama Ukraina dalam perundingan kali ini, termasuk:
Gencatan senjata secara menyeluruh dan tanpa syarat
Pembebasan seluruh tawanan perang
Artikel Terkait
Fakta Sejarah 1 Juni, Hari Lahir Pancasila Yang Sempat Dilarang Di Era Soeharto
Inilah Cerita Tentang Burung Garuda Yang Jadi Lambang Negara Indonesia
Pertahanan Global Goyang: Ketika Eropa Berkata ‘Tidak’ pada Amerika di Asia
Komentar Mbappe Usai PSG Libas Inter 5-0 Dan Raih Treble Winner Liga Champions
Wamenaker Blak-Blakan: Ada Pengusaha Tolak SE Larangan Syarat Usia Dan Good Looking, Ini Regulasi Negara..!
Menjelang G7, PM Jepang Ishiba Upayakan Deal Dagang dengan Trump
Apakah Google Akan Kehilangan Dominasi di Dunia Pencarian? Berikut Penjelasannya.!!
Hakim AS Pertimbangkan Sanksi Lebih Ringan bagi Google dalam Kasus Monopoli Mesin Pencari
India Klaim Taktik Baru Sukses Kalahkan Pakistan dalam Konflik Terbaru
Taiwan Pastikan Utang AS Aman, Dolar AS Tetap Dominan Sebagai Mata Uang Cadangan Dunia