Ketegangan antara Kuba dan AS kian meningkat di tengah krisis ekonomi parah yang melanda rakyat Kuba. Pemerintah setempat menyalahkan embargo era Perang Dingin dari Amerika Serikat, yang menghambat transaksi keuangan, perdagangan, pariwisata, serta impor bahan bakar.
Baca Juga: Trump Gempur Harvard: Pendanaan Dibekukan, Mahasiswa Asing Terancam, dan Status Bebas Pajak Diincar
Meski kritik terhadap Hammer telah dilontarkan secara terbuka dalam beberapa bulan terakhir, Kuba hingga kini tidak pernah menghalangi pergerakannya di dalam negeri. Namun, peringatan verbal ini menjadi sinyal bahwa hubungan diplomatik kedua negara semakin retak di tengah tekanan geopolitik dan tantangan ekonomi.
Artikel Terkait
Tanggapi Pernyataan Ahmad Ali, Polda Sulteng Tegaskan Peserta Lolos Seleksi Akpol Adalah Putra Putri Terbaik Sulteng
Tak Hanya Sepak Bola, Joey Pelupessy Juga Punya Suara Emas dan Hati Mulia. Berikut Sisi Lain dari Pelupessy.!!!
Trump Tuding China Langgar Kesepakatan di Jenewa, Ancaman Tarif Baru Mengintai
Trump Gempur Harvard: Pendanaan Dibekukan, Mahasiswa Asing Terancam, dan Status Bebas Pajak Diincar
Seskab Tegaskan Tak Ada Minuman Beralkohol dalam Jamuan Gala Dinner Prabowo-Macron
24 Siswa Jadi Korban, Oknum Guru SD di Sabu Raijua Terancam Penjara 20 Tahun
Rayakan Ulang Tahun ke-80, AM Hendropriyono Ciptakan Mars Komando dan Serukan Soliditas Purnawirawan
1 Juni Diperingati Sebagai Hari Lahir Pancasila, Ini Sejarah Lengkap di Baliknya
Mengenal Mayjen Deddy Suryadi, Mantan Ajudan Jokowi Resmi Jabat Pangdam Jaya
Melimpahnya Stok Hewan Kurban 2025: Jaminan Ibadah Iduladha yang Aman dan Lancar