Mengenal Mayjen Deddy Suryadi, Mantan Ajudan Jokowi Resmi Jabat Pangdam Jaya

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 05:13 WIB
Mayjen TNI Deddy Suryadi.  (Foto : Facebook/Humas Polda Jawa Tengah)
Mayjen TNI Deddy Suryadi. (Foto : Facebook/Humas Polda Jawa Tengah)

JAKARTA, METROSELEBES.COM — Mayjen TNI Deddy Suryadi resmi ditunjuk sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Rafael Granada Baay.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 yang ditandatangani oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada 27 Mei 2025.

Baca Juga: Komnas HAM Soroti Keterlibatan Sipil dalam Insiden Garut, TNI AD Janji Evaluasi Internal

Rotasi jabatan ini sekaligus menandai kembalinya Mayjen Deddy ke ibu kota dalam kapasitas strategis, usai sebelumnya memimpin Kodam IV/Diponegoro.

Posisi lamanya kini diisi oleh Mayjen TNI Achiruddin, sementara Mayjen Rafael dimutasi menjadi Sekretaris Utama di Badan Intelijen Negara (BIN).

Nama Mayjen Deddy bukan sosok baru di lingkaran kekuasaan. Ia pernah menjabat sebagai ajudan Presiden Joko Widodo pada 2017–2019, sebuah posisi yang identik dengan kedekatan, kepercayaan, serta rekam jejak integritas dan profesionalitas tinggi.

Alumni Akademi Militer 1996 dari korps Infanteri ini memiliki latar belakang tempur yang mumpuni. Kariernya banyak dihabiskan di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Baca Juga: Perpres Baru Diterbitkan, TNI-Polri Kini Bisa Lindungi Jaksa dan Keluarganya, Berikut Enam Hal yang Dapat Perlindungan..!

Ia pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon 22 Grup 2/Sandi Yudha, Dandenma Kopassus, Dan Grup 2/Sandi Yudha, hingga menjabat sebagai Wakil Danjen dan kemudian Danjen Kopassus pada 2023 hingga awal 2024.

Dalam karier teritorial, Deddy juga pernah menjabat sebagai Danrem 074/Warastratama di Solo pada 2021, Kasdam IV/Diponegoro pada 2022–2023, dan Pangdam IV/Diponegoro sejak Februari 2024. Ia juga merupakan lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) tahun 2010.

Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan strategi pembinaan karier di tubuh TNI. Dari total 117 perwira tinggi yang dimutasi, 47 berasal dari TNI AD, 30 dari TNI AL, dan 40 dari TNI AU.

Baca Juga: Dua Gaya Atasi Kenakalan Remaja: Dedi Mulyadi Kirim ke Barak TNI, Pramono Gelar Manggarai Bersholawat

“Mutasi ini bukan sekadar proses administratif, tapi merupakan strategi pembinaan karier dan bentuk kesiapan TNI dalam menghadapi dinamika yang terus berubah,” ujar Kristomei dalam keterangannya, Rabu 28 Mei 2025.

Kini, sebagai Pangdam Jaya, Mayjen Deddy mengemban tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas keamanan ibu kota dan sekitarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X