HAVANA,METROSELEBES.COM-Pemerintah Kuba secara resmi mengeluarkan peringatan lisan kepada diplomat tertinggi Amerika Serikat di Havana, Mike Hammer, atas dugaan perilaku yang dianggap "tidak menghormati" dan "intervensionis". Langkah ini menandai eskalasi terbaru dalam hubungan yang telah lama tegang antara kedua negara. Seperti dikutip dari Reuters pada Jumat, (30/05/2025).
Baca Juga: Melimpahnya Stok Hewan Kurban 2025: Jaminan Ibadah Iduladha yang Aman dan Lancar
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Kuba menuduh Hammer mendorong warga Kuba untuk melakukan tindakan kriminal serius, menyerang tatanan konstitusional, dan bertindak melawan otoritas. Pemerintah Kuba menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap norma-norma Konvensi Wina tentang hubungan diplomatik.
“Imunitas yang dimiliki Hammer sebagai perwakilan negaranya tidak dapat digunakan sebagai perlindungan untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan kedaulatan dan ketertiban internal negara tempat ia ditugaskan, dalam hal ini Kuba,” ujar pernyataan tersebut.
Baca Juga: Mengenal Mayjen Deddy Suryadi, Mantan Ajudan Jokowi Resmi Jabat Pangdam Jaya
Mike Hammer, seorang diplomat karier yang telah berada di Kuba selama enam bulan, diketahui aktif mengunjungi berbagai wilayah di pulau tersebut dan bertemu dengan kelompok oposisi serta pembangkang politik. Aktivitas ini memicu kemarahan pemerintah Kuba, yang menudingnya berupaya menimbulkan ketegangan dan ketidakstabilan sosial.
Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS membela tindakan Hammer. Seorang pejabat menyatakan bahwa Hammer dan Kedutaan Besar AS di Havana “bangga mewakili Presiden Trump dengan menjalankan kebijakan luar negeri America First dan menuntut pertanggungjawaban rezim Kuba atas pengaruh buruknya di kawasan Amerika.”
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun ke-80, AM Hendropriyono Ciptakan Mars Komando dan Serukan Soliditas Purnawirawan
“Kami akan terus bertemu dengan para patriot Kuba, pemimpin agama, dan mereka yang berjuang demi kebebasan rakyat Kuba,” lanjut pejabat tersebut.
Peringatan resmi kepada Hammer ini muncul hanya beberapa hari setelah sang diplomat dalam konferensi pers di Miami menyampaikan bahwa pemerintahan Trump sedang menyiapkan sanksi tambahan terhadap negara komunis tersebut.
Artikel Terkait
Tanggapi Pernyataan Ahmad Ali, Polda Sulteng Tegaskan Peserta Lolos Seleksi Akpol Adalah Putra Putri Terbaik Sulteng
Tak Hanya Sepak Bola, Joey Pelupessy Juga Punya Suara Emas dan Hati Mulia. Berikut Sisi Lain dari Pelupessy.!!!
Trump Tuding China Langgar Kesepakatan di Jenewa, Ancaman Tarif Baru Mengintai
Trump Gempur Harvard: Pendanaan Dibekukan, Mahasiswa Asing Terancam, dan Status Bebas Pajak Diincar
Seskab Tegaskan Tak Ada Minuman Beralkohol dalam Jamuan Gala Dinner Prabowo-Macron
24 Siswa Jadi Korban, Oknum Guru SD di Sabu Raijua Terancam Penjara 20 Tahun
Rayakan Ulang Tahun ke-80, AM Hendropriyono Ciptakan Mars Komando dan Serukan Soliditas Purnawirawan
1 Juni Diperingati Sebagai Hari Lahir Pancasila, Ini Sejarah Lengkap di Baliknya
Mengenal Mayjen Deddy Suryadi, Mantan Ajudan Jokowi Resmi Jabat Pangdam Jaya
Melimpahnya Stok Hewan Kurban 2025: Jaminan Ibadah Iduladha yang Aman dan Lancar