Ketegangan Memuncak: Kuba Berikan Peringatan kepada Diplomat AS Terkait Dugaan Campur Tangan Internal

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 17:35 WIB
Mobil-mobil melintas di samping bendera Kuba dan Amerika Serikat di sebelah Kedutaan Besar AS di Havana, Kuba. Source FOTO: REUTERS
Mobil-mobil melintas di samping bendera Kuba dan Amerika Serikat di sebelah Kedutaan Besar AS di Havana, Kuba. Source FOTO: REUTERS

HAVANA,METROSELEBES.COM-Pemerintah Kuba secara resmi mengeluarkan peringatan lisan kepada diplomat tertinggi Amerika Serikat di Havana, Mike Hammer, atas dugaan perilaku yang dianggap "tidak menghormati" dan "intervensionis". Langkah ini menandai eskalasi terbaru dalam hubungan yang telah lama tegang antara kedua negara. Seperti dikutip dari Reuters pada Jumat, (30/05/2025).

Baca Juga: Melimpahnya Stok Hewan Kurban 2025: Jaminan Ibadah Iduladha yang Aman dan Lancar

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Kuba menuduh Hammer mendorong warga Kuba untuk melakukan tindakan kriminal serius, menyerang tatanan konstitusional, dan bertindak melawan otoritas. Pemerintah Kuba menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap norma-norma Konvensi Wina tentang hubungan diplomatik.

 

“Imunitas yang dimiliki Hammer sebagai perwakilan negaranya tidak dapat digunakan sebagai perlindungan untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan kedaulatan dan ketertiban internal negara tempat ia ditugaskan, dalam hal ini Kuba,” ujar pernyataan tersebut.

Baca Juga: Mengenal Mayjen Deddy Suryadi, Mantan Ajudan Jokowi Resmi Jabat Pangdam Jaya

Mike Hammer, seorang diplomat karier yang telah berada di Kuba selama enam bulan, diketahui aktif mengunjungi berbagai wilayah di pulau tersebut dan bertemu dengan kelompok oposisi serta pembangkang politik. Aktivitas ini memicu kemarahan pemerintah Kuba, yang menudingnya berupaya menimbulkan ketegangan dan ketidakstabilan sosial.

 

Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS membela tindakan Hammer. Seorang pejabat menyatakan bahwa Hammer dan Kedutaan Besar AS di Havana “bangga mewakili Presiden Trump dengan menjalankan kebijakan luar negeri America First dan menuntut pertanggungjawaban rezim Kuba atas pengaruh buruknya di kawasan Amerika.”

Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun ke-80, AM Hendropriyono Ciptakan Mars Komando dan Serukan Soliditas Purnawirawan

“Kami akan terus bertemu dengan para patriot Kuba, pemimpin agama, dan mereka yang berjuang demi kebebasan rakyat Kuba,” lanjut pejabat tersebut.

 

Peringatan resmi kepada Hammer ini muncul hanya beberapa hari setelah sang diplomat dalam konferensi pers di Miami menyampaikan bahwa pemerintahan Trump sedang menyiapkan sanksi tambahan terhadap negara komunis tersebut.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X