Presiden Luong Cuong menambahkan bahwa kemitraan ini mencakup "pertukaran informasi strategis" serta peningkatan kerja sama di sektor industri pertahanan, keamanan siber, dan kontra-terorisme.
Baca Juga: Profil Xabi Alonso, Dari Maestro Lapangan Tengah Jadi Nahkoda Baru Real Madrid
Vietnam di Tengah Tekanan Dagang Global. Vietnam saat ini berada dalam posisi sulit, harus menyeimbangkan hubungan dagang dengan Amerika Serikat dan Eropa. Di tengah ancaman tarif tinggi dari Washington, Hanoi telah berjanji membeli lebih banyak produk AS, termasuk potensi pembelian 250 pesawat Boeing oleh Vietnam Airlines dan VietJet.
Namun, pejabat Uni Eropa memperingatkan bahwa konsesi terlalu besar kepada AS dapat merusak hubungan erat dengan Eropa, yang merupakan mitra dagang utama Vietnam dan telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas dengan negara tersebut.
Baca Juga: Puan Maharani Minta Ormas Bergaya Preman Dibubarkan, Negara Jangan Kalah dengan Premanisme
Agenda Macron di Asia Tenggara. Kunjungan Macron ke Hanoi adalah bagian dari tur Asia Tenggara yang juga mencakup Indonesia dan Singapura. Pada hari Selasa, ia dijadwalkan mengunjungi sebuah universitas di ibu kota Vietnam sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Dengan serangkaian kesepakatan besar ini, Prancis berharap dapat memperkuat posisinya di kawasan yang semakin strategis, sekaligus menjaga keseimbangan ekonomi dan geopolitik di tengah ketegangan global yang memanas.
Artikel Terkait
Empat Perusahaan Asal China Siap Investasi di Indonesia, Danantara Dorong Pabrik Baterai EV dan Data Center
LP2M UIN Palu Dorong Pengembangan Bumdes Desa Gio Timur Lewat Program Desa Binaan
Xabi Alonso Resmi Tangani Real Madrid, Siap Debut di Piala Dunia Antarklub 2025
Puan Maharani Minta Ormas Bergaya Preman Dibubarkan, Negara Jangan Kalah dengan Premanisme
Luna Maya dan Maxime Bouttier Pilih ‘Gas Kerja’ Usai Nikah: Belum Honeymoon, Produktivitas Tetap Nomor Satu
Profil Xabi Alonso, Dari Maestro Lapangan Tengah Jadi Nahkoda Baru Real Madrid
Timnas U-17 Indonesia Satu Grup dengan Brasil di Piala Dunia 2025, Nova Arianto: Bukan Grup Mudah, Tapi Kami Siap Bertarung
Sejarah Baru! Inggris Cetak Rekor Enam Wakil di Liga Champions
Hong Kong Siap Tampung Mahasiswa Asing Usai Harvard Dilarang Terima Pelajar Internasional
BI Longgarkan Aturan, Perbankan Dapat Napas Baru Jelang Paruh Kedua 2025