Hong Kong Siap Tampung Mahasiswa Asing Usai Harvard Dilarang Terima Pelajar Internasional

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Senin, 26 Mei 2025 | 13:09 WIB
Pemandangan kampus Sekolah Bisnis Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Source FOTO: Reuters
Pemandangan kampus Sekolah Bisnis Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Source FOTO: Reuters

HONGKONG,METROSELEBES.COM-Pemerintah Hong Kong bergerak cepat menanggapi larangan baru terhadap Universitas Harvard yang kini tidak lagi diperbolehkan menerima mahasiswa internasional.

Baca Juga: Sejarah Baru! Inggris Cetak Rekor Enam Wakil di Liga Champions

Seperti dikutip dari Reuters.com, Senin (26/05/2025). Melalui Biro Pendidikan, otoritas wilayah administratif khusus China ini menyerukan kepada seluruh universitas di Hong Kong untuk membuka pintu bagi mahasiswa asing, khususnya mereka yang terdampak langsung oleh kebijakan Amerika Serikat.

 

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump secara resmi mencabut izin Universitas Harvard untuk menerima pelajar dari luar negeri mulai tahun ajaran 2025–2026. Kebijakan tersebut juga memaksa mahasiswa internasional yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Harvard untuk pindah ke institusi lain, atau kehilangan status legal mereka di AS.

Baca Juga: Timnas U-17 Indonesia Satu Grup dengan Brasil di Piala Dunia 2025, Nova Arianto: Bukan Grup Mudah, Tapi Kami Siap Bertarung

Langkah ini disebut sebagai respons terhadap tuduhan bahwa Harvard mendukung antisemitisme dan memiliki hubungan dengan Partai Komunis Tiongkok. Diketahui, sekitar 20% dari mahasiswa internasional Harvard pada tahun 2024 berasal dari Tiongkok.

 

Menanggapi situasi ini, Biro Pendidikan Hong Kong menyatakan telah menghubungi universitas-universitas lokal untuk segera menyiapkan langkah-langkah yang memudahkan perpindahan mahasiswa yang terdampak. “Kami menyerukan kepada semua universitas di Hong Kong untuk memperkenalkan kebijakan yang mendukung perlindungan hak dan kepentingan mahasiswa dan akademisi, serta menarik talenta global terbaik,” tulis Biro Pendidikan dalam pernyataan resminya yang disampaikan melalui email.

Baca Juga: Profil Xabi Alonso, Dari Maestro Lapangan Tengah Jadi Nahkoda Baru Real Madrid

Selain itu, pihak Biro juga mengonfirmasi telah menjalin komunikasi dengan Harvard Club of Hong Kong guna memberikan bantuan kepada mahasiswa yang sebelumnya telah diterima di Harvard untuk melanjutkan studi mereka.

 

“Kami akan terus memantau kebutuhan para pelajar yang terdampak oleh perubahan lanskap pendidikan global dan mempertimbangkan berbagai bentuk dukungan sebagai bagian dari peran Hong Kong sebagai pusat pendidikan internasional,” tambah pernyataan tersebut.

Baca Juga: Luna Maya dan Maxime Bouttier Pilih ‘Gas Kerja’ Usai Nikah: Belum Honeymoon, Produktivitas Tetap Nomor Satu

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X