Tarif Trump dan Tantangan Produksi iPhone di AS: Mimpi yang Mahal dan Sulit Terwujud

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Minggu, 25 Mei 2025 | 14:01 WIB
Sebuah toko dari perusahaan yang terdaftar di indeks pasar saham Dow Jones Industrial Average, Apple (AAPL), terlihat di Los Angeles, California. Source FOTO: REUTERS
Sebuah toko dari perusahaan yang terdaftar di indeks pasar saham Dow Jones Industrial Average, Apple (AAPL), terlihat di Los Angeles, California. Source FOTO: REUTERS

Ahli hukum internasional dari Duke University, Tim Meyer, menambahkan bahwa dalam praktiknya, pengadilan belum sepenuhnya jelas apakah bisa meninjau tindakan presiden yang berdasar pada IEEPA. Jika Trump menang dalam gugatan hukum terkait tarif yang saat ini sedang berjalan di pengadilan perdagangan internasional di Manhattan, maka ia bisa dengan mudah menggunakan alasan darurat untuk menargetkan Apple.

Baca Juga: Tak Ada Tempat Aman: Rusia Lancarkan Serangan Terkoordinasi ke Jantung Ukraina

Namun dari sisi ekonomi, langkah ini dinilai tidak masuk akal. Menurut Dan Ives, analis dari Wedbush, memindahkan produksi iPhone ke Amerika Serikat bisa memakan waktu hingga satu dekade dan berpotensi membuat harga iPhone melonjak hingga $3.500 per unit — hampir tiga kali lipat dari harga saat ini yang berkisar $1.200.

 

“Gagasan bahwa Apple akan memproduksi iPhone di AS adalah dongeng yang tidak realistis,” ujar Ives.

Baca Juga: Trump Ancam Naikkan Tarif Impor dan Cabut Izin Mahasiswa Internasional Harvard

Bahkan tanpa relokasi penuh, tarif 25% akan menambah tekanan pada rantai pasok Apple dan meningkatkan biaya pembiayaan, yang pada akhirnya akan dibebankan kepada konsumen.

 

“Tidak ada sisi positif bagi konsumen Amerika dari kebijakan ini,” kata Brett House, profesor ekonomi dari Universitas Columbia.

Baca Juga: Ancaman Tarif Baru Trump Guncang Wall Street, Indeks Saham Terpeleset

Dengan berbagai kendala teknis, hukum, dan ekonomi, upaya untuk menghadirkan iPhone buatan AS tampaknya masih jauh dari kenyataan — dan bisa menjadi sangat mahal bagi semua pihak yang terlibat.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X