WASHINGTON,METROSELEBES.COM-Washington, D.C. — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menggegerkan dunia internasional dengan sejumlah langkah kontroversial yang diumumkan melalui media sosial pada 23 Mei.
Baca Juga: MU Terpuruk, Amorim Bungkam Soal Kepergian Fernandes dan Garnacho
Trump mengancam akan meningkatkan ketegangan dagang dengan Uni Eropa melalui penerapan tarif sebesar 50% terhadap barang-barang impor dari kawasan tersebut, mulai 1 Juni mendatang.
Tak hanya itu, dalam unggahan terpisah, Trump juga mengeluarkan peringatan keras kepada raksasa teknologi Apple. Ia mengancam akan mengenakan bea masuk sebesar 25% terhadap iPhone yang diproduksi di luar wilayah Amerika Serikat.
LangBaca Juga: Ancaman Tarif Baru Trump Guncang Wall Street, Indeks Saham Terpelesetkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya Trump untuk mendorong perusahaan-perusahaan besar agar memindahkan rantai produksinya ke dalam negeri.
Sementara itu, sehari sebelumnya, pemerintahan Trump juga mencabut izin Universitas Harvard untuk menerima mahasiswa internasional. Kebijakan mendadak ini langsung memicu reaksi keras dari pihak kampus.
Harvard merespons dengan menggugat pemerintah ke pengadilan dan mengajukan permintaan penangguhan (restraining order) agar larangan tersebut tidak segera diberlakukan.
Baca Juga: Vietnam Blokir Telegram, Indonesia Menyusul?
Serangkaian keputusan ini menimbulkan keprihatinan di berbagai kalangan, baik di dalam negeri maupun di tingkat global. Para pengamat menilai langkah Trump bisa memperburuk hubungan dagang dan pendidikan internasional yang selama ini menjadi kekuatan utama Amerika Serikat dalam percaturan global.