KYIV,METROSELEBES.COM-Serangan besar-besaran drone dan rudal balistik yang diluncurkan oleh Rusia kembali mengguncang ibu kota Ukraina, Kyiv, dan sejumlah kota lainnya pada Minggu dini hari, menewaskan tiga orang di wilayah sekitar ibu kota serta melukai sedikitnya 11 orang di Kyiv, menurut laporan pejabat setempat, Minggu (25/05/2025).
Baca Juga: Trump Ancam Naikkan Tarif Impor dan Cabut Izin Mahasiswa Internasional Harvard
Pihak berwenang di wilayah Kyiv melaporkan bahwa tiga orang tewas dalam serangan yang menghantam dua kota kecil di luar ibu kota. Sementara itu, di pusat kota Kyiv, Kepala Administrasi Militer Kota, Timur Tkachenko, mengonfirmasi bahwa 11 warga terluka akibat hantaman drone, termasuk satu serangan yang mengenai gedung apartemen lima lantai di distrik Holosiivskyi, yang menyebabkan kebakaran dan kerusakan parah pada bagian luar bangunan.
Baca Juga: MU Terpuruk, Amorim Bungkam Soal Kepergian Fernandes dan Garnacho
Serangan juga menyasar rumah pribadi dan pusat bisnis di beberapa distrik lainnya di Kyiv. Gelombang serangan ini merupakan kelanjutan dari serangan udara gabungan besar yang terjadi pada Jumat malam, ketika Rusia meluncurkan puluhan drone dan rudal balistik ke Kyiv, merusak beberapa gedung apartemen dan menyebabkan 15 orang terluka.
Serangan tidak terbatas pada Kyiv saja. Di timur laut Ukraina, Wali Kota Kharkiv Ihor Terekhov mengatakan drone menghantam tiga distrik kota dan menyebabkan tiga orang luka-luka. Ledakan juga memecahkan jendela di sejumlah gedung apartemen tinggi. Di Mykolaiv, kota di selatan Ukraina, dua orang terluka akibat serangan drone di kawasan pemukiman. Sementara itu, serangan rudal di Ternopil, Ukraina barat, menghancurkan jendela dan memicu kebakaran kecil.
Baca Juga: Ancaman Tarif Baru Trump Guncang Wall Street, Indeks Saham Terpeleset
Laporan juga mencatat adanya serangan drone massal di Konotop, sebuah kota di utara Kyiv.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat atau menghancurkan 95 drone Ukraina dalam kurun waktu empat jam. Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, juga mengungkapkan bahwa 12 drone Ukraina berhasil dicegat saat menuju ibu kota Rusia.
Baca Juga: Hormati Putusan Bareskrim Soal Ijazah Jokowi, Istana Tegaskan Fokus Bekerja untuk Rakyat
Serangan-serangan ini menjadi bagian dari eskalasi terbaru dalam konflik bersenjata yang telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun, menambah daftar panjang korban sipil dan kerusakan infrastruktur di berbagai wilayah Ukraina.