VATIKAN, METROSELEBES.COM – Paus Leo XIV secara resmi dilantik sebagai Paus ke-267 Gereja Katolik dalam sebuah upacara sakral yang digelar di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, pada Minggu, 18 Mei 2025.
Momen bersejarah ini menandai tonggak baru dalam sejarah Gereja Katolik, karena untuk pertama kalinya takhta kepausan diduduki oleh seorang Paus asal Amerika Serikat.
Baca Juga: Israel dan Hamas Bahas Akhiri Perang di Doha, Netanyahu Tekankan Syarat Tegas
Pelantikan Paus Leo XIV berlangsung khidmat dan penuh makna spiritual. Ribuan umat dan tamu penting dari berbagai belahan dunia turut menyaksikan langsung prosesi yang dimulai sejak pagi hari.
Dalam seremoni berdurasi dua jam tersebut, Leo XIV menerima pallium—jubah wol putih yang melambangkan peran pastoralnya—dan Cincin Nelayan sebagai simbol otoritasnya sebagai penerus Santo Petrus.
Paus Leo XIV sebelumnya dikenal luas karena kiprahnya sebagai misionaris dan Uskup di Peru, tempat ia melayani selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Usai Perundingan Damai Gagal, Rusia Hujani Ukraina dengan 273 Drone
Tak heran jika Presiden Peru Dina Boluarte menjadi salah satu dari sekian banyak tokoh dunia yang hadir dalam upacara pelantikannya, bersama Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Delegasi dari lebih dari 150 negara menghadiri pelantikan ini, menandakan kuatnya posisi Vatikan dalam diplomasi global. Meski telah terpilih pada 8 Mei lalu, masa jabatan resmi Leo XIV dimulai hari ini.
“Jangan pernah lagi ada perang!” seru Paus dalam pidato singkatnya yang dikutip Vatikan. Ia menyoroti pentingnya perdamaian di wilayah konflik seperti Ukraina dan Gaza.
Baca Juga: Serangan Udara Israel Tewaskan Lebih dari 100 Warga Gaza di Tengah Upaya Gencatan Senjata
Pesan serupa sebelumnya telah ia sampaikan dalam Misa perdananya sebagai Paus pada 9 Mei lalu, di mana ia menekankan nilai kerendahan hati sebagai fondasi utama kepemimpinan gereja.
Pagi sebelum pelantikan, Leo XIV untuk pertama kalinya menyapa umat menggunakan popemobile di tengah ribuan peziarah yang memadati Lapangan Santo Petrus.
Dia juga berdoa di makam Santo Petrus bersama pemimpin Gereja Ortodoks Timur, sebagai tanda komitmennya terhadap semangat ekumenisme.
Artikel Terkait
Siapkan Dirimu! Bank Mandiri Buka Rekrutmen Khusus untuk Talenta Muda Jakarta 2025
Harga Beras Meroket, Dukungan untuk PM Ishiba Terjun Bebas
Tanpa Traktor Sendiri, Petani Kini Bisa Olah Lahan Gratis Lewat Sentuhan QR Saja
Sinergi Merah Putih: Aturan Baru Buka Jalan Reformasi Koperasi Desa
Strategi Langka! Ribuan Peluang Kerja Hadir di Tengah Kota, Jangan Sampai Terlewat
Serangan Udara Israel Tewaskan Lebih dari 100 Warga Gaza di Tengah Upaya Gencatan Senjata
Pendaki Inggris Kenton Cool Ukir Sejarah, Taklukkan Everest untuk ke-19 Kali
Usai Perundingan Damai Gagal, Rusia Hujani Ukraina dengan 273 Drone
Israel dan Hamas Bahas Akhiri Perang di Doha, Netanyahu Tekankan Syarat Tegas
Bukan Sekadar Formalitas, Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran