Bukan Sekadar Formalitas, Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 18 Mei 2025 | 20:10 WIB
Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan pentingnya proses seleksi yang objektif dalam penerimaan peserta didik untuk program Sekolah Rakyat. (Instagram kemensori)
Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan pentingnya proses seleksi yang objektif dalam penerimaan peserta didik untuk program Sekolah Rakyat. (Instagram kemensori)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM - Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan pentingnya proses seleksi yang objektif dalam penerimaan peserta didik untuk program Sekolah Rakyat.

Ia mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak menjadikan proses ini sekadar formalitas belaka. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan sejumlah kepala daerah di Kantor Kementerian Sosial RI, Jumat (16/5/2025) berapa hari sebelumnya.

Gus Ipul secara langsung menekankan bahwa pemilihan peserta didik harus benar-benar menyasar anak-anak dari keluarga miskin yang membutuhkan.

Baca Juga: Sinergi Merah Putih: Aturan Baru Buka Jalan Reformasi Koperasi Desa

“Mari kita sama-sama menyeleksi peserta didik untuk Sekolah Rakyat seobjektif mungkin,” ujarnya. Pernyataan ini dimaksudkan untuk menutup celah terjadinya praktik KKN dalam program ini.

 

Sekolah Rakyat sendiri adalah inisiatif pemerintah yang ditujukan untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dengan menekankan seleksi yang tepat sasaran, diharapkan tidak ada anak dari kelompok yang lebih mampu secara ekonomi yang “menyusup” ke dalam program tersebut.

Baca Juga: Sinergi Merah Putih: Aturan Baru Buka Jalan Reformasi Koperasi Desa

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan perlindungan sosial yang digagas oleh Kementerian Sosial, termasuk bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang ditujukan untuk menjangkau masyarakat prasejahtera secara tepat guna.

Dalam laporan tambahan dari Kemendikbudristek awal tahun ini, disebutkan bahwa pendidikan inklusif hanya akan berhasil bila semua elemen pemerintahan daerah ikut berkomitmen dalam integritas dan transparansi program.

Maka dari itu, pesan Gus Ipul menjadi pengingat penting akan tanggung jawab moral dan administratif kepala daerah.

Baca Juga: Cair Ganda, PKH 2025 Bagi Rp1,2 Juta Sekaligus — Cek Apakah Anda Termasuk Penerimanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Sumber: Instagram Kemensos RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X