LUMAJANG, METROSELEBES.COM - Rentetan kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di beberapa desa lokasi KKN Kolaboratif 2025 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memaksa seluruh perguruan tinggi peserta untuk menarik mahasiswanya lebih awal.
Keputusan penghentian dini ini diambil meskipun masa pengabdian seharusnya masih berlangsung hingga 20 Agustus 2025.
Kasus pencurian ini bukan insiden tunggal. Dalam kurun waktu yang berdekatan, terjadi tiga kejadian dengan modus serupa, yang membuat pihak kampus menilai ancaman ini sebagai rentetan teror terhadap keamanan mahasiswa.
Baca Juga: Beasiswa PIP Dorong Asa Pendidikan Papua Barat, Ratusan Siswa di Ransiki Terima Manfaat
Peristiwa pertama menimpa mahasiswa di Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, di mana dua motor dicuri.
Satu motor milik mahasiswa FISIP Universitas Jember (Unej) dan satu lagi milik mahasiswa UIN KHAS Jember.
Kejadian kedua dialami mahasiswa Unej yang sedang KKN di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh.
Sementara kejadian ketiga terjadi di Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, di mana sepeda motor warga hilang di dekat posko KKN.
Baca Juga: Kopdeskel Merah Putih: Gerakan Ekonomi Desa yang Siap Mengubah Wajah Perekonomian Lokal
Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unej bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Ali Badrudin, menyebut keputusan menarik mahasiswa ini sebagai langkah perlindungan.
“Beberapa kejadian ini memiliki modus hampir sama, sehingga kami menilai bukan kebetulan.
Apalagi motor hilang bukan karena kelalaian dan terjadi di lokasi yang dianggap aman,” ujarnya.
Baca Juga: Kecapi: Permata Tropis Penjaga Kesehatan yang Mulai Dilupakan
Artikel Terkait
Romantis di Tempat Salah, Sepasang Kekasih Digerebek Saat Mesum di TPU Kebon Nanas
Zelenskiy Tegaskan Ukraina Tak Akan Serahkan Wilayah, Jelang Pertemuan Trump–Putin di Alaska
Dari Brasil ke London, Estevao Willian Disebut Pewaris Takhta Neymar
Brutal Main Hakim Sendiri di Sulteng, Warga Tuntut Keadilan untuk Korban
PPATK & Kemensos Sisir Rekening Penerima Bansos, Judi Online Jadi Sasaran Pembersihan Data
KPK Tegaskan Pengawasan Ketat, Koperasi Desa Merah Putih Bebas Korupsi
Koperasi Desa ‘Merah Putih’ Jadi Senjata Baru Pemerintah Perkuat Ekonomi Umat
Kecapi: Permata Tropis Penjaga Kesehatan yang Mulai Dilupakan
Kopdeskel Merah Putih: Gerakan Ekonomi Desa yang Siap Mengubah Wajah Perekonomian Lokal
Beasiswa PIP Dorong Asa Pendidikan Papua Barat, Ratusan Siswa di Ransiki Terima Manfaat