PALU, METROSELEBES.COM – Gelombang kecaman muncul pasca beredarnya video dan foto seorang pria yang menjadi korban brutal main hakim sendiri di wilayah Sulawesi Tengah.
Pria tersebut diduga mencuri, namun belum ada bukti pasti yang menguatkan tuduhan tersebut.
Peristiwa ini memicu kemarahan keluarga besar korban yang berasal dari Sulawesi Tenggara, mereka mendesak Kapolda Sulteng untuk segera menangkap pelaku penghakiman brutal itu.
Baca Juga: Dari Brasil ke London, Estevao Willian Disebut Pewaris Takhta Neymar
Dalam unggahan yang viral di media sosial, keluarga korban menegaskan bahwa tindakan kekerasan fisik terhadap seseorang yang statusnya belum jelas adalah pelanggaran serius terhadap prinsip asas praduga tak bersalah.
Mereka menilai, tindakan seperti ini adalah bentuk “hukum rimba” yang bertentangan dengan jati diri Indonesia sebagai negara hukum.
“Kami meminta pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan aparat penegak hukum untuk menangani kasus ini secara transparan dan adil, tanpa memihak kepada pelaku kekerasan,” tulis pihak keluarga.
Baca Juga: Zelenskiy Tegaskan Ukraina Tak Akan Serahkan Wilayah, Jelang Pertemuan Trump–Putin di Alaska
Sejumlah warganet juga angkat suara. Andong, salah satu pengguna Facebook, menulis bahwa kekerasan, meskipun dilakukan oleh pihak yang merasa benar, tetap tidak etis apalagi disebarkan ke publik.
Warganet lain, Fadlan Jaya, mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menghakimi karena belum tentu korban adalah pelakunya.
“Aparat harus mengusut tuntas. Menghilangkan nyawa orang tidak bisa dibenarkan,” ujarnya.
Baca Juga: Romantis di Tempat Salah, Sepasang Kekasih Digerebek Saat Mesum di TPU Kebon Nanas
Menurut komentar M Darsi Maulana, video yang beredar menunjukkan korban ditanyai tentang tuduhan mencuri, namun ia malah memanggil temannya dan kemudian terus dikejar oleh warga.
Artikel Terkait
Simulasi Krisis Taiwan: Singapura Muncul sebagai Penyelamat ASEAN
Trump Perantarai Kesepakatan Damai Bersejarah Armenia–Azerbaijan, AS Dapatkan Hak Eksklusif Koridor Strategis
Dugaan Penganiayaan Pemuda di Pos PT IMIP; Polres Morowali Periksa 18 Saksi, Empat Diantaranya Mengarah Jadi Tersangka
Nikita Mirzani Laporkan Dugaan Suap Aparat Penegak Hukum Ke KPK Dalam Kasusnya Dengan Reza Gladys
Menkumham Tegaskan Royalti Lagu Bukan Pajak, Negara Tidak Dapat Satu Sen Pun
Wakil Ketua MPR RI Minta Kasus Kematian Prada Lucky Diusut Adil Dan Transparan
Mentan Amran Pastikan Beras Premium di Ritel Aman Dikonsumsi Meski Alami Penurunan Kualitas
Romantis di Tempat Salah, Sepasang Kekasih Digerebek Saat Mesum di TPU Kebon Nanas
Zelenskiy Tegaskan Ukraina Tak Akan Serahkan Wilayah, Jelang Pertemuan Trump–Putin di Alaska
Dari Brasil ke London, Estevao Willian Disebut Pewaris Takhta Neymar