JAKARTA, METROSELEBES.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan langkah strategis untuk memperkuat pencegahan dan pengawasan terhadap Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Pengawasan ketat ini dilakukan guna memastikan seluruh program berjalan akuntabel, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengungkapkan bahwa pengawasan ketat menjadi salah satu kunci dalam meminimalisir potensi penyimpangan.
Baca Juga: PPATK & Kemensos Sisir Rekening Penerima Bansos, Judi Online Jadi Sasaran Pembersihan Data
KPK fokus pada empat poin penting, yakni penguatan sistem pencegahan, pengkajian potensi risiko kelembagaan, pemetaan titik rawan korupsi, serta peningkatan integritas pelaksana program di lapangan.
Langkah ini selaras dengan arahan Presiden agar seluruh program strategis nasional, termasuk Kopdes Merah Putih, berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat optimal kepada masyarakat.
Selain itu, KPK menekankan pentingnya regulasi yang memungkinkan pemantauan sejak dini dan respon cepat terhadap indikasi penyimpangan.
Baca Juga: Brutal Main Hakim Sendiri di Sulteng, Warga Tuntut Keadilan untuk Korban
Data dari berbagai daerah menunjukkan bahwa lemahnya tata kelola dan minimnya sistem pengawasan kerap menjadi celah munculnya praktik korupsi di tingkat desa atau kelurahan.
Karena itu, sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait terus diperkuat.
KPK juga mendorong keterlibatan masyarakat sebagai pengawas sosial.
Baca Juga: Dari Brasil ke London, Estevao Willian Disebut Pewaris Takhta Neymar
Dengan adanya partisipasi publik, setiap penggunaan anggaran program Kopdes Merah Putih dapat dipantau secara terbuka, sehingga kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana desa semakin meningkat.
Artikel Terkait
Dugaan Penganiayaan Pemuda di Pos PT IMIP; Polres Morowali Periksa 18 Saksi, Empat Diantaranya Mengarah Jadi Tersangka
Nikita Mirzani Laporkan Dugaan Suap Aparat Penegak Hukum Ke KPK Dalam Kasusnya Dengan Reza Gladys
Menkumham Tegaskan Royalti Lagu Bukan Pajak, Negara Tidak Dapat Satu Sen Pun
Wakil Ketua MPR RI Minta Kasus Kematian Prada Lucky Diusut Adil Dan Transparan
Mentan Amran Pastikan Beras Premium di Ritel Aman Dikonsumsi Meski Alami Penurunan Kualitas
Romantis di Tempat Salah, Sepasang Kekasih Digerebek Saat Mesum di TPU Kebon Nanas
Zelenskiy Tegaskan Ukraina Tak Akan Serahkan Wilayah, Jelang Pertemuan Trump–Putin di Alaska
Dari Brasil ke London, Estevao Willian Disebut Pewaris Takhta Neymar
Brutal Main Hakim Sendiri di Sulteng, Warga Tuntut Keadilan untuk Korban
PPATK & Kemensos Sisir Rekening Penerima Bansos, Judi Online Jadi Sasaran Pembersihan Data