BYD Tunda Produksi Massal di Pabrik Hongaria, Fokus ke Turki untuk Produksi Lebih Cepat dan Murah

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 22 Juli 2025 | 21:26 WIB
Logo BYD dipajang di Pameran Mobil Internasional Bangkok ke-45 di Bangkok, Thailand, pada 25 Maret 2024. Source FOTO: REUTERS
Logo BYD dipajang di Pameran Mobil Internasional Bangkok ke-45 di Bangkok, Thailand, pada 25 Maret 2024. Source FOTO: REUTERS

Sebaliknya, kendaraan yang diproduksi di Turki tidak akan dikenai tarif saat diekspor ke UE, menjadikan negara tersebut tempat yang lebih menguntungkan secara ekonomi.

 

Hongaria tetap menjadi pusat operasional BYD di Eropa dan mitra perdagangan penting bagi Tiongkok di bawah pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Viktor Orban. Namun, langkah ekspansi BYD ke Turki mengikuti jejak sejumlah produsen besar seperti Toyota, Hyundai, Renault, Stellantis, dan Ford yang sudah lama menjadikan Turki sebagai pusat manufaktur berbiaya rendah.

Baca Juga: Canggih Tapi Kurang Nyaman, Wuling Air ev Dapat Sorotan Soal Jok dan Posisi Duduk

Pada Maret lalu, pemerintah Turki mengumumkan bahwa produsen mobil Tiongkok lainnya, Chery, akan menginvestasikan $1 miliar untuk membangun pabrik dengan kapasitas 200.000 kendaraan per tahun.

 

Permintaan Meningkat, Strategi BYD Diubah

 

Ekspansi BYD di luar pasar domestiknya semakin agresif karena persaingan harga di Tiongkok semakin ketat. Reuters sebelumnya melaporkan bahwa BYD telah mengurangi jam kerja di beberapa pabrik di Tiongkok dan menunda pembangunan jalur produksi baru untuk menyesuaikan kapasitas.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour, Sebut Pendidikan Bukan Ajang Piknik

Sementara itu, permintaan kendaraan listrik BYD di Eropa meningkat pesat. Data S&P Global Mobility memperkirakan penjualan BYD di Eropa akan mencapai 186.000 unit tahun ini, naik dari 83.000 unit pada 2024, dan diproyeksikan hampir dua kali lipat menjadi 400.000 unit pada 2029.

 

BYD juga telah memulai operasi di Brasil, meskipun menghadapi gugatan hukum terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan oleh kontraktor Tiongkok yang membangun kompleks pabrik tersebut.

Baca Juga: Elliott Desak Ketua Baru BP Atasi Kinerja Operasional yang Buruk

Untuk pabrik Szeged, sumber menyebutkan bahwa peralatan lini produksi awalnya direncanakan dipasang pada September 2025, namun kini tertunda. Peralatan tersebut sedang dibangun di pusat manufaktur BYD di Tiongkok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X