Elliott Desak Ketua Baru BP Atasi Kinerja Operasional yang Buruk

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 22 Juli 2025 | 13:07 WIB
Logo BP terlihat di sebuah SPBU BP di Manhattan, New York City, AS, pada 24 November 2021. Source FOTO: REUTERS
Logo BP terlihat di sebuah SPBU BP di Manhattan, New York City, AS, pada 24 November 2021. Source FOTO: REUTERS

LONDON,METROSELEBES.COM-Salah satu pemegang saham terbesar BP, Elliott Investment Management, mendesak ketua baru perusahaan energi tersebut, Albert Manifold, untuk segera mengambil tindakan tegas dalam menangani kelemahan operasional yang sudah berlangsung lama. Seperti dikutip dari Reuters pada Selasa (22/07/2025).

Baca Juga: Tesla Akhiri Gugatan Hukum terhadap Larangan Penjualan Langsung di Louisiana

Dalam pernyataan yang dikirim melalui email kepada Reuters, juru bicara Elliott menyatakan bahwa perusahaan membutuhkan kepemimpinan yang "tegas dan efektif" guna mengatasi masalah mendasar yang telah membayangi kinerja operasional BP.

 

Desakan ini muncul di tengah perubahan strategi besar-besaran yang dilakukan BP, termasuk pemangkasan signifikan pada belanja energi terbarukan demi meningkatkan laba dan mengembalikan kepercayaan investor. Namun, strategi tersebut belum sepenuhnya membuahkan hasil, terlihat dari harga saham BP yang terus melemah dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Rosneft Tunjuk Kembali Eks Menteri Energi Qatar sebagai Ketua Dewan Direksi di Tengah Tekanan Sanksi Uni Eropa

Kemerosotan harga saham tersebut bahkan telah memicu spekulasi mengenai kemungkinan akuisisi atau pemecahan bisnis BP, menambah tekanan pada manajemen baru di bawah kepemimpinan Manifold.

 

Komentar dari Elliott pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg News pada hari yang sama, menandai babak baru dalam tekanan investor terhadap raksasa energi asal Inggris tersebut.

 

Albert Manifold, yang baru saja menjabat sebagai ketua dewan BP, kini menghadapi tantangan besar untuk menyeimbangkan antara strategi baru, tekanan pemegang saham, dan masa depan energi global yang semakin bergeser menuju transisi hijau.

Baca Juga: Koreksi Kontroversial: Media Industri Otomotif China Ralat Laporan Soal Larangan Penjualan Mobil Baru Dalam 6 Bulan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Rekomendasi

Terkini

X