PALU, METROSELEBES.COM - Gedung kantor baru Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tengah resmi diresmikan oleh Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si, dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu, Selasa (22/7/2025).
Wali Kota Palu yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palu, H. Usman, SH, turut menghadiri acara tersebut yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya pemanfaatan gedung baru.
Baca Juga: Menko Polkam Sebut Pemerintah Berhasil Ungkap Kasus Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah
Dalam sambutannya, Kepala BNN Provinsi Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Ferdinand Maksi Pasule, S.I.K., memaparkan bahwa pembangunan gedung ini memiliki perjalanan panjang sejak bencana alam 2018 yang menyebabkan gedung lama rusak berat dan tak bisa digunakan lagi.
“Sejak 2018 kami sempat bekerja di halaman kantor, kemudian menyewa gedung di Jalan Dewi Sartika. Usulan pembangunan kantor baru kami ajukan sejak 2019,” ungkap Brigjen Ferdinand.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada 2022, ketika Pemerintah Daerah menghibahkan lahan seluas dua hektare. Proyek fisik dimulai pada 2024 dengan dana sekitar Rp17,1 miliar yang bersumber dari Bank Dunia melalui Kementerian PUPR.
Baca Juga: Tersandung Narkoba, Jarred Shaw Dipecat Tangerang Hawks dan Diblacklist Perbasi
Gedung baru BNN Sulteng ini berdiri di atas lahan seluas 1.041 meter persegi, terdiri dari gedung utama, pos penjagaan, rumah pompa, dan rumah genset dalam tahap pertama pembangunan. Sementara tahap kedua dijadwalkan pada 2025 dengan estimasi anggaran Rp2,1 miliar.
Brigjen Ferdinand juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Tengah dan seluruh pemerintah kabupaten/kota yang telah mendukung pembangunan tersebut.
Selain peresmian gedung kantor BNN Provinsi Sulawesi Tengah, acara ini juga dirangkaikan dengan peresmian Gedung Rehabilitasi Kabupaten Morowali, sebagai bagian dari upaya terintegrasi dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di daerah.
Momen ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk menciptakan Sulawesi Tengah yang bebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba. ***
Artikel Terkait
DPRD Sulteng Tetapkan Tujuh Nama Terpilih Anggota KPID Sulteng Periode 2025–2028, Ini Daftarnya..!
Nomor Induk PPPK Parigi Moutong 2024: Ribuan Lulus, Ratusan Masih Tunggu Tanda Tangan
Ini Batas Akhir Pengisian Daftar Riwayat Hidup PPPK Tahap II 2025: Jangan Sampai Terlewat!
Harga Beras Melonjak, Indag Sulteng Luncurkan Operasi Pasar dan Penyaluran Bantuan 224 Ribu Warga
Wali Kota Iwanuma, Jepang, Kunjungi Palu Bahas Komunitas Tangguh Bencana
Kunjungi Huntap Tondo, Wali Kota Iwanuma dan Wakil Wali Kota Palu Serahkan Hadiah Tamaura Tournament
Operasi Patuh Tinombala 2025, Strategi Lalu Lintas Sulteng Menuju Indonesia Emas
MPLS Sekolah Rakyat Dimulai Serentak, SRMP 22 Sigi Jadi yang Pertama di Sulawesi Tengah
RPJMD Provinsi Sulteng Segera Disahkan, Gubernur Anwar Hafid Pastikan Telah Sinkron Dengan RPJMN
Sambutan Adat Megah di Mepanga, Bukti Komitmen Lestarikan Budaya Lokal