BP Haji Ungkap Kronologi Munculnya Isu Pemangkasan 50 Persen Kuota Haji 2026, Singgung Kinerja Kemenag

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Kamis, 12 Juni 2025 | 09:46 WIB
Foto ilustrasi jemaah haji/umrah sedang berada di depan Ka’bah.  (Foto : Unsplash/Haidan)
Foto ilustrasi jemaah haji/umrah sedang berada di depan Ka’bah. (Foto : Unsplash/Haidan)

JAKARTA, METROSELEBES.COM — Isu pemangkasan kuota haji Indonesia hingga 50 persen pada tahun 2026 sempat mencuat dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) akhirnya angkat bicara dan membeberkan kronologi munculnya isu tersebut, sekaligus menyinggung kinerja Kementerian Agama (Kemenag) sebagai penyelenggara haji saat ini.

Baca Juga: Alarm Kebakaran Hotel di Arab Saudi Memicu Kepanikan Massal, Ternyata Empat Jemaah Haji Asal Indonesia Ketahuan Merokok di Kamar

Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwa wacana pengurangan drastis kuota haji Indonesia sempat disampaikan oleh otoritas Arab Saudi dalam pertemuan bilateral.

Hal itu dilatarbelakangi penilaian negatif atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 oleh pihak Indonesia.

“Mereka (pemerintah Arab Saudi) menyampaikan tahun ini penyelenggaraan haji yang dikelola Indonesia, dalam hal ini Kementerian Agama, itu agak buruk,” ujar Dahnil dalam konferensi pers di Kantor BP Haji, Jakarta Pusat, Rabu malam, 11 Juni 2025.

Dahnil mengatakan bahwa sinyal pemangkasan kuota haji muncul dalam pertemuan resmi antara Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dengan Kepala BP Haji, Mochammad Irfan Yusuf.

Baca Juga: Unggah Penampilan Baru, Ivan Gunawan Ungkap Syukur Selesaikan Ibadah Haji

Dalam pertemuan itu, otoritas Saudi bahkan sempat menyebut kemungkinan pemotongan kuota jemaah haji Indonesia hingga setengah dari jumlah saat ini.

“Itu yang membuat kami agak kaget,” ungkap Dahnil.

Untuk tahun 2025 ini, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221 ribu jemaah, termasuk jemaah reguler dan khusus. Jumlah tersebut mewakili sekitar 25 persen dari total keseluruhan jemaah haji dari seluruh dunia.

Namun Dahnil menegaskan, kekhawatiran soal pemangkasan kuota haji itu telah mereda.

Baca Juga: Inovasi Pelayanan Haji Arab Saudi Diapresiasi: Haji 1446H Berakhir Khidmat dan Lancar

Pemerintah Arab Saudi disebut membatalkan rencana tersebut setelah mendapat informasi bahwa penyelenggaraan haji Indonesia tahun depan akan dilakukan oleh lembaga baru, bukan lagi oleh Kementerian Agama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X