2). Pencatatan pemasukan dan pengeluaran dilakukan di WhatsApp pribadi tanpa bukti resmi. Banyak transaksi fiktif yang tidak bisa dibuktikan.
3). Laporan penjualan tidak pernah dibacakan ke anggota. Semua hanya percaya pada pengurus tanpa transparansi.
5. Terlalu Banyak Jenis Usaha atau Layanan di Awal
Fokus pada 1–2 unit usaha yang benar-benar dibutuhkan dan berpotensi untung jauh lebih efektif. Terlalu banyak jenis usaha justru membuat koperasi tidak fokus dan rawan gagal. Contoh kasus:
1). Kopdes yang baru berdiri langsung membuka lima unit usaha seperti simpan pinjam, apotek desa, minimarket, cold storage, dan warung kopi. Hasilnya, semua berjalan setengah-setengah dan tidak sesuai kebutuhan warga.
2). Merekrut terlalu banyak pegawai untuk semua unit usaha. Gaji menyedot kas koperasi sementara pemasukan belum stabil. Akibatnya, beberapa unit usaha harus ditutup karena merugi.
Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Buka Lowongan? Ternyata Ini Fakta Mengejutkannya
6. Tidak Punya KPI, Evaluasi, dan Monitoring yang Rutin
Tanpa target, laporan berkala, dan evaluasi kinerja, kesalahan kecil bisa membesar tanpa disadari. Contoh:
1). Unit simpan pinjam tidak memiliki target kolektibilitas. Setelah 6 bulan, 60% pinjaman macet karena tidak ada sistem penagihan dan evaluasi nasabah.
2). Gerai sembako tidak pernah mengecek stok mingguan. Barang-barang expired tetap dijual, menurunkan kepercayaan pembeli.
3). Pegawai tidak pernah dievaluasi. Ada staf yang tidak disiplin tapi tetap digaji penuh, membuat SDM tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Sumpah Pemuda 2025 Akan Beda: Presiden Luncurkan 'Koperasi Desa Merah Putih', Apa Misinya?”
7. Tidak Menyiapkan Dana Cadangan
Artikel Terkait
Menteri Koperasi Tegaskan Komitmen Bangun Koperasi Merah Putih, Fokuskan pada Digitalisasi dan SDM
Desa Bisa Bikin Koperasi Sendiri dari Rumah? Begini Caranya Lewat Website Resmi Pemerintah!
Koperasi Desa Kini Bisa Sah Secara Hukum dari Rumah! Cek Cara Mudahnya Lewat Website Ini
Koperasi Desa Merah Putih Akan Didorong Biayai Beasiswa Pendidikan Warga Kurang Mampu
Dari Rakyat, oleh Rakyat, untuk Rakyat: Perjalanan Koperasi di Indonesia
Pemerintah Resmi Buka Pendaftaran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Cek Cara Daftarnya..!
9.835 Koperasi Merah Putih Siap Perkuat Ekonomi Desa, Pemerintah Targetkan Operasi Nasional Oktober 2025
Kolaborasi Koperasi dan Pariwisata! Strategi Baru Pemerintah Dorong Ekonomi Desa Lewat Koperasi Merah Putih
Sumpah Pemuda 2025 Akan Beda: Presiden Luncurkan 'Koperasi Desa Merah Putih', Apa Misinya?”
Dorong Pembangunan Ekonomi Desa, Kementerian Hukum Percepat Pengesahan Koperasi Merah Putih
Gerakan 80 Ribu Koperasi Desa: Revolusi Ekonomi dari Pinggiran yang Siap Mengguncang 2025
Langkah Merah Putih: Strategi Diam-Diam Pemerintah Tekan Biaya Notaris Koperasi Desa
Misi Merah Putih: Bergerak Cepat Bentuk Koperasi Desa Demi Kemandirian Ekonomi
Koperasi Desa Merah Putih Buka Lowongan? Ternyata Ini Fakta Mengejutkannya
Bagaimana Langkah Pemerintah Desa dan BPD dalam Mewujudkan Koperasi Merah Putih sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Desa? ini caranya
Prabowo Umumkan Gerakan Besar Ekonomi Desa: 80 Ribu Gudang dan Truk untuk Koperasi Desa
Target 80 Ribu Koperasi Desa : Indonesia Bersiap Menuju Revolusi Koperasi 2025
Sinergi Merah Putih: Aturan Baru Buka Jalan Reformasi Koperasi Desa
Kemendagri : Jangan Ragu Gunakan APBD Demi Bentuk Koperasi Desa
Koperasi Merah Putih: Sinergi Kemenkop dan KPK Demi Ekonomi Desa Transparan
Kopbeat Jingle Competition: Suara Kreatif Bangun Ekonomi Desa Lewat Nada Koperasi Merah Putih
Desa Bangkit Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Sulawesi Tengah Siap Jadi Poros Baru Ekonomi
306 Koperasi Merah Putih Serentak Hadir, Jombang Catat Sejarah Baru
Mandiri Koperasi Desa: Terobosan Pendanaan Pendanaan Kopdes Merah Putih Tanpa APBN
8 Strategi Ampuh agar Koperasi Desa Tidak Gagal di Tengah Jalan
Pembentukan Koperasi Lewat Musdessus Ditarget Rampung Akhir Mei 2025
Kaltim Tancap Gas: 1.038 Desa Siap Luncurkan Koperasi Merah Putih
Langkah Mudah Mendirikan Koperasi Merah Putih di Desa/Kelurahan: Ini Tahapannya!