8 Kesalahan Umum dalam Pengelolaan Koperasi Desa yang Harus Dihindari

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 25 Mei 2025 | 22:07 WIB
Kopdes (Koperasi Desa) bukanlah sarana belas kasih, melainkan alat kemandirian ekonomi bagi masyarakat desa. (FOTO : IST)
Kopdes (Koperasi Desa) bukanlah sarana belas kasih, melainkan alat kemandirian ekonomi bagi masyarakat desa. (FOTO : IST)

2). Pencatatan pemasukan dan pengeluaran dilakukan di WhatsApp pribadi tanpa bukti resmi. Banyak transaksi fiktif yang tidak bisa dibuktikan.

3). Laporan penjualan tidak pernah dibacakan ke anggota. Semua hanya percaya pada pengurus tanpa transparansi.

Baca Juga: Bagaimana Langkah Pemerintah Desa dan BPD dalam Mewujudkan Koperasi Merah Putih sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Desa? ini caranya

5. Terlalu Banyak Jenis Usaha atau Layanan di Awal

Fokus pada 1–2 unit usaha yang benar-benar dibutuhkan dan berpotensi untung jauh lebih efektif. Terlalu banyak jenis usaha justru membuat koperasi tidak fokus dan rawan gagal. Contoh kasus:

1). Kopdes yang baru berdiri langsung membuka lima unit usaha seperti simpan pinjam, apotek desa, minimarket, cold storage, dan warung kopi. Hasilnya, semua berjalan setengah-setengah dan tidak sesuai kebutuhan warga.

2). Merekrut terlalu banyak pegawai untuk semua unit usaha. Gaji menyedot kas koperasi sementara pemasukan belum stabil. Akibatnya, beberapa unit usaha harus ditutup karena merugi.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Buka Lowongan? Ternyata Ini Fakta Mengejutkannya

6. Tidak Punya KPI, Evaluasi, dan Monitoring yang Rutin

Tanpa target, laporan berkala, dan evaluasi kinerja, kesalahan kecil bisa membesar tanpa disadari. Contoh:

1). Unit simpan pinjam tidak memiliki target kolektibilitas. Setelah 6 bulan, 60% pinjaman macet karena tidak ada sistem penagihan dan evaluasi nasabah.

2). Gerai sembako tidak pernah mengecek stok mingguan. Barang-barang expired tetap dijual, menurunkan kepercayaan pembeli.

3). Pegawai tidak pernah dievaluasi. Ada staf yang tidak disiplin tapi tetap digaji penuh, membuat SDM tidak bertanggung jawab. 

Baca Juga: Sumpah Pemuda 2025 Akan Beda: Presiden Luncurkan 'Koperasi Desa Merah Putih', Apa Misinya?”

7. Tidak Menyiapkan Dana Cadangan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X