Trump Ingin Bangun ‘Riviera of the Middle East’, Netanyahu Usul Relokasi Warga Gaza ke Negara Tetangga

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Jumat, 11 Juli 2025 | 09:16 WIB
PM Israel, Benjamin Netanyahu (kiri) dan Presiden AS, Donald Trump (kanan).  (Foto : Instagram.com/@b.netanyahu)
PM Israel, Benjamin Netanyahu (kiri) dan Presiden AS, Donald Trump (kanan). (Foto : Instagram.com/@b.netanyahu)

Banyak yang menilai relokasi warga dari tanah kelahiran mereka merupakan bentuk pengusiran paksa dan berpotensi melanggar hukum internasional serta prinsip-prinsip dasar hak asasi manusia.

Apalagi, rencana tersebut muncul di tengah kondisi kemanusiaan Gaza yang masih sangat memprihatinkan.

Saat ini, delegasi Israel diketahui berada di Qatar untuk melanjutkan perundingan dengan perwakilan Hamas, membahas potensi gencatan senjata selama 60 hari demi pertukaran sandera dan pembukaan akses bantuan kemanusiaan.

Baca Juga: Rutte Sebut Trump seperti Ayah di Tengah Perkelahian Anak Sekolah, Puji Peran Kunci dalam Perdamaian Iran-Israel

Gencatan ini dinilai menjadi momentum penting untuk menurunkan eskalasi konflik bersenjata yang kembali meletus sejak 7 Oktober 2023.

Namun demikian, jurang perbedaan sikap antara Israel dan Hamas masih menjadi ganjalan utama dalam proses perdamaian yang diharapkan dunia.

Rencana relokasi dan pembangunan kawasan elite di atas tanah yang masih dipenuhi puing-puing konflik kini menjadi pertanyaan besar: perdamaian untuk siapa, dan atas nama siapa?***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X