METROSELEBES.COM-Batas waktu 90 hari yang diberikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada mitra dagang utama untuk mencapai kesepakatan perdagangan atau menghadapi tarif tinggi akan segera berakhir pada minggu depan. Momen ini menandai akhir dari periode volatilitas pasar global yang penuh gejolak, namun meninggalkan investor dalam ketidakpastian tentang langkah Trump selanjutnya.
Selama tiga bulan terakhir, Trump kerap mengeluarkan ancaman atau memberlakukan tarif baru hanya untuk membatalkannya kembali secara tiba-tiba. Strategi kebijakan dadakan semacam ini telah mengguncang pasar dunia, namun investor tampaknya mulai terbiasa dengan ketidakpastian tersebut. Akibatnya, hanya sedikit yang memprediksi akan terjadi guncangan besar pada tenggat waktu 9 Juli mendatang. Sebagian besar justru memperkirakan adanya penundaan, jeda, atau kompromi baru.
Namun, bentuk dari kompromi tersebut masih menjadi tanda tanya besar.
Bursa Saham Bangkit, Tapi Tak Merata
Pasar saham global menunjukkan pemulihan yang kuat setelah pengumuman tarif pada 2 April. Indeks MSCI World, yang sempat turun 10% dalam sepekan setelah pengumuman Trump, kini justru mencetak rekor demi rekor baru dengan lonjakan lebih dari 11%.
Baca Juga: Peretasan Sistem Bocorkan Data Pelanggan Louis Vuitton Korea, Keamanan Diperketat
Ketenangan sementara tercipta pada Mei ketika AS dan China sepakat menunda banyak tarif selama 90 hari. Meskipun ketegangan geopolitik, seperti serangan Israel terhadap Iran dan pemboman situs nuklir oleh AS, sempat memicu kekhawatiran, pasar tetap bergerak positif.
S&P 500 juga mencatat lonjakan lebih dari 10% sejak awal April dan berhasil menyamai performa MSCI All-Country Index. Namun perlu dicatat bahwa rekor baru S&P hanya tercapai dalam denominasi dolar AS. Melemahnya dolar membuat investor luar negeri melihat return yang lebih rendah. Dalam euro, franc Swiss, dan pound sterling, indeks ini masih berada di bawah puncak tertinggi sebelumnya.
Artikel Terkait
Defisit APBN 2025 Melebar, Pemerintah Gunakan SAL Rp85,6 Triliun Atas Restu DPR
Arief Rosyid Puji Ketegasan Bahlil Lahadalia: Detail, Tegas dan Total Demi Swasembada Energi
Luhut Temui Jokowi, Doakan Kesembuhan dan Ingatkan Pentingnya Menghormati Pemimpin Terdahulu
Puan Maharani: Pimpinan Parpol Akan Berkumpul Bahas Putusan MK Soal Pemilu Terpisah
Hasto Kristiyanto Dituntut 7 Tahun Penjara Terkait Skandal Suap dan Perintangan Penyidikan
Inilah Kekuatan dan Senjata Iran Yang Paling Mematikan dan Bisa Melumpuhkan Dunia Jika Dikeluarkan..!
RUU Pajak dan Belanja Trump Disahkan DPR: Kemenangan Politik Besar yang Picu Polemik Nasional
Kredit Pajak Kendaraan Listrik AS Berakhir 30 September, Penjualan EV Diprediksi Melonjak Sementara
Peretasan Sistem Bocorkan Data Pelanggan Louis Vuitton Korea, Keamanan Diperketat
Volvo Tunda Produksi Massal di Pabrik Baru Slovakia hingga 2027, Fokus Optimalkan Strategi Peluncuran Produk