SYDNEY/LONDON,METROSELEBES.COM-Harga minyak dunia anjlok tajam sementara pasar saham global mencatat reli besar pada Selasa (24/6), menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Israel yang memberikan sentimen positif ke pasar keuangan. Meskipun Presiden AS Donald Trump menyebut kedua pihak telah melanggar kesepakatan, pelaku pasar tetap menyambut baik meredanya eskalasi konflik. Seperti dikutip dari Reuters pada Selasa (24/06/2025).
Baca Juga: Trump Geram Kedua Pihak Langgar Gencatan Senjata, Peringatkan Israel: Jangan Jatuhkan Bom Itu!
Harga minyak Brent jatuh 3,7% ke level $68,81 per barel — posisi terendah sejak 11 Juni — sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun ke $65,91 per barel. Penurunan ini melanjutkan koreksi tajam 7% pada hari Senin setelah Iran hanya melakukan serangan simbolis ke pangkalan AS dan menyiratkan bahwa respons mereka telah selesai untuk saat ini.
Ketegangan di Selat Hormuz yang menjadi jalur penting pengiriman minyak global kini terlihat mereda, sehingga meningkatkan selera risiko para investor. Kenneth Broux, Kepala Riset Valuta dan Suku Bunga di Societe Generale, mengatakan bahwa pasar telah mengabaikan potensi konflik besar. “Investor yang tetap tenang dan tidak buru-buru melepas risiko sejauh ini terbukti benar,” ujarnya.
Baca Juga: Euro dan Yen Menguat, Harga Minyak Anjlok Usai Gencatan Senjata Israel-Iran, Dolar Tertekan
Pasar Saham Dunia Menguat Serempak
Indeks futures S&P 500 naik 0,8%, sedangkan Nasdaq futures melonjak 1%. Di Eropa, indeks Stoxx 600 mencatat kenaikan 1,3% didorong lonjakan saham maskapai penerbangan yang melesat 3,8%. Sektor energi menjadi satu-satunya penekan setelah harga minyak anjlok, dengan saham minyak dan gas terkoreksi 2%.
Di Asia, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang menguat 2,2%. Sementara itu, indeks Nikkei di Tokyo naik 1,1% di tengah harapan bahwa stabilitas kawasan akan mendukung pemulihan ekonomi regional.
Baca Juga: Jerome Powell Tetap Pimpin The Fed, Trump Terbatas Dalam Opsi Penunjukan Baru
Peluang Emiten dan Negara Berkembang Terbuka
Artikel Terkait
Sidang Uji Materi UU MD3: Meritokrasi Diuji, Gender Tak Jadi Tolak Ukur Tunggal
Gencatan Senjata Goyah: Israel Serang Balik Iran Setelah Diduga Langgar Kesepakatan, Dunia Tarik Napas Lega
DPR RI Buka Masa Sidang IV, Fokus Tangani PHK dan Stimulus Ekonomi
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran, Tapi Banyak Pertanyaan Besar Masih Menggantung
RI Mengorbit: RIDU-SAT 1, Satelit Nano Karya Unhan RI Resmi Mengudara
HIPMI Digitalisasi Desa: Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Milenial
Jerome Powell Tetap Pimpin The Fed, Trump Terbatas Dalam Opsi Penunjukan Baru
Kopdes Merah Putih Ceria Sembako Hadirkan Revolusi Logistik Desa
Euro dan Yen Menguat, Harga Minyak Anjlok Usai Gencatan Senjata Israel-Iran, Dolar Tertekan
Trump Geram Kedua Pihak Langgar Gencatan Senjata, Peringatkan Israel: "Jangan Jatuhkan Bom Itu!"