WASHINGTON,METROSELEBES.COM-Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengejutkan dunia dengan pengumuman gencatan senjata antara Israel dan Iran, hanya beberapa hari setelah memerintahkan serangan udara besar-besaran ke fasilitas nuklir Iran. Namun di balik deklarasi "Gencatan Senjata Lengkap dan Total" yang digaungkan Trump melalui media sosial, banyak pertanyaan penting masih belum terjawab — termasuk apakah kesepakatan ini benar-benar akan bertahan.
Trump mengambil langkah berani dengan menyerang situs nuklir bawah tanah Iran, termasuk fasilitas Fordow, menggunakan bom penghancur bunker seberat 30.000 pon. Aksi ini dilakukan dengan harapan menggagalkan program nuklir Iran dan memaksa Tehran kembali ke meja perundingan — sembari menjaga janji lamanya untuk menghindari keterlibatan dalam perang berkepanjangan.
Pengumuman gencatan senjata yang disampaikan Trump pada Senin malam tampaknya menunjukkan keberhasilannya dalam menekan Iran untuk menurunkan tensi konflik. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Israel, sementara militer Israel melaporkan bahwa Iran masih meluncurkan rudal ke wilayahnya pada Selasa dini hari, menewaskan empat orang di Beersheba.
Baca Juga: Israel Setujui Usulan Gencatan Senjata Trump Setelah Klaim Sukses Netralisir Ancaman Nuklir Iran
Ketidakjelasan Isi Kesepakatan
Dalam pernyataannya, Trump tidak menjelaskan secara rinci isi dari kesepakatan gencatan senjata. Belum jelas apakah akan ada kelanjutan dari negosiasi nuklir yang sebelumnya gagal, atau bagaimana nasib persediaan uranium Iran yang diduga masih selamat dari serangan AS dan Israel.
Seorang pejabat senior Gedung Putih yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa Israel setuju untuk menghentikan serangan jika Iran tidak melakukan serangan balasan. Sementara itu, Iran melalui Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menegaskan bahwa gencatan senjata tidak akan berlaku selama Israel masih melanjutkan agresinya.
Baca Juga: Lawan TBC Dimulai dari Desa: Pemerintah Luncurkan Gerakan Nasional Kelurahan Siaga
Respons Terkalibrasi Iran
Artikel Terkait
Kopdes Merah Putih Harus Jadi Milik Kolektif Warga Desa, Bukan Dikuasai Elit
Produksi Telur RI Tembus 144,59 Miliar Butir, Indonesia Jadi Lumbung Protein Dunia
Rudal Iran Hantam Dekat Pangkalan AS di Qatar, Serangan Sudah Diperingatkan Sejam Sebelumnya
Lawan TBC Dimulai dari Desa: Pemerintah Luncurkan Gerakan Nasional Kelurahan Siaga
Sekolah Garuda: Strategi Prabowo Siapkan Generasi Pemimpin Global dari Pelosok Negeri
Israel Setujui Usulan Gencatan Senjata Trump Setelah Klaim Sukses Netralisir Ancaman Nuklir Iran
DPR RI Desak Gencatan Senjata Global: Puan Maharani Serukan Aksi Nyata Atasi Konflik Iran-Israel
Sidang Uji Materi UU MD3: Meritokrasi Diuji, Gender Tak Jadi Tolak Ukur Tunggal
Gencatan Senjata Goyah: Israel Serang Balik Iran Setelah Diduga Langgar Kesepakatan, Dunia Tarik Napas Lega
DPR RI Buka Masa Sidang IV, Fokus Tangani PHK dan Stimulus Ekonomi