Trump Geram Kedua Pihak Langgar Gencatan Senjata, Peringatkan Israel: "Jangan Jatuhkan Bom Itu!"

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 24 Juni 2025 | 18:48 WIB
Seorang anggota pasukan keamanan berdiri di tengah puing-puing di sebuah lokasi permukiman yang terkena dampak, setelah serangan rudal dari Iran ke Israel, di tengah konflik Israel-Iran, di Be'er Sheva, Israel, 24 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS
Seorang anggota pasukan keamanan berdiri di tengah puing-puing di sebuah lokasi permukiman yang terkena dampak, setelah serangan rudal dari Iran ke Israel, di tengah konflik Israel-Iran, di Be'er Sheva, Israel, 24 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

"Kami bahagia, sangat bahagia. Siapa pun yang menjadi mediator atau bagaimana itu terjadi, tidak penting. Perangnya sudah selesai. Seharusnya tidak pernah dimulai," ujar Reza Sharifi (38), warga Teheran yang kembali dari pengungsian di Rasht, kepada Reuters melalui sambungan telepon.

 

Arik Daimant, seorang insinyur perangkat lunak di Tel Aviv, mengatakan, "Sayangnya, sudah terlambat bagi saya dan keluarga, karena rumah kami hancur total dalam pengeboman hari Minggu lalu. Tapi seperti kata pepatah: 'lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.' Saya berharap ini awal baru."

Baca Juga: Gencatan Senjata Goyah: Israel Serang Balik Iran Setelah Diduga Langgar Kesepakatan, Dunia Tarik Napas Lega

Trump sebelumnya mengumumkan gencatan senjata melalui Truth Social dengan pesan tegas: “GENCATAN SENJATA TELAH BERLAKU. TOLONG JANGAN LANGGAR!”

 

Namun kini, setelah pelanggaran dari kedua belah pihak, masa depan perdamaian masih bergantung pada apakah mereka mampu menahan diri atau kembali terseret ke dalam spiral konflik.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X