Gencatan Senjata Goyah: Israel Serang Balik Iran Setelah Diduga Langgar Kesepakatan, Dunia Tarik Napas Lega

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 24 Juni 2025 | 17:44 WIB
Seorang anggota pasukan keamanan berdiri di tengah puing-puing di sebuah lokasi permukiman yang terdampak, setelah serangan rudal dari Iran ke Israel, di tengah konflik Israel-Iran, di Be'er Sheva, Israel, 24 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS
Seorang anggota pasukan keamanan berdiri di tengah puing-puing di sebuah lokasi permukiman yang terdampak, setelah serangan rudal dari Iran ke Israel, di tengah konflik Israel-Iran, di Be'er Sheva, Israel, 24 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

 

Gencatan senjata diumumkan dua hari setelah AS menghantam situs nuklir Iran menggunakan bom penghancur bunker raksasa—senjata yang tidak dimiliki Israel. JD Vance menyebut, “Kini Iran tidak mampu membangun senjata nuklir dengan peralatan yang mereka miliki, karena sudah kami hancurkan.”

Baca Juga: Rudal Khorramshahr-4 Menggelegar: Iran Kirim Peringatan Maut ke Israel dan AS

Reaksi global pun relatif positif. Pasar saham melonjak, harga minyak turun, dan warga di kedua negara menyambut kabar gencatan senjata dengan kelegaan luar biasa. “Perang ini tidak seharusnya terjadi,” kata Reza Sharifi, warga Iran yang kembali ke Teheran. “Saya hanya ingin anak-anak saya tumbuh dalam damai,” kata Maryam, warga ibu kota Iran.

Baca Juga: Musim Kemarau Lebih Pendek, Produksi Beras RI Diprediksi Naik Tajam pada 2025

Namun, dengan tuduhan pelanggaran gencatan senjata yang sudah terjadi di hari pertama, banyak pihak bertanya: apakah ini benar-benar akhir dari “Perang 12 Hari”, atau sekadar jeda sebelum babak baru dimulai?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X