JAKARTA, METROSELEBES.COM – Indonesia mencetak prestasi membanggakan di sektor peternakan dengan menempati posisi ketiga dunia sebagai produsen telur terbesar.
Berdasarkan data dari Food and Agriculture Organization (FAO) PBB, produksi telur Indonesia mencapai angka fantastis, yakni 144,59 miliar butir per tahun.
Posisi Indonesia berada tepat di bawah Tiongkok yang menempati posisi pertama dengan produksi 612,83 miliar butir, dan Jepang di urutan kedua dengan 406,3 miliar butir.
Indonesia bahkan unggul tipis atas India (142,67 miliar) dan Amerika Serikat (103,5 miliar).
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Harus Jadi Milik Kolektif Warga Desa, Bukan Dikuasai Elit
Kementerian Pertanian menyebut capaian ini menjadi bukti nyata bahwa sektor peternakan Indonesia terus tumbuh pesat dan berkontribusi besar dalam pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.
Produksi telur yang tinggi ini tak hanya menunjukkan kekuatan Indonesia sebagai produsen pangan, tetapi juga sebagai lumbung protein hewani yang semakin strategis secara global.
“Dengan dukungan peternak lokal dan kebijakan yang tepat, Indonesia siap melangkah lebih jauh menjadi lumbung protein hewani yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan,” tulis akun resmi @kementerianpertanian.
Baca Juga: Selat Hormuz: Titik Panas Geopolitik yang Menentukan Masa Depan Energi Dunia
Data FAO menunjukkan bahwa konsumsi telur per kapita di Indonesia juga terus meningkat, yang berarti kebutuhan akan pasokan dalam negeri juga semakin tinggi.
Dengan pencapaian ini, Indonesia tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan nasional, tetapi juga memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam ekspor produk telur ke berbagai negara.
Kementerian Pertanian mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung produk pangan dalam negeri sebagai bentuk penguatan kedaulatan pangan nasional.***
Artikel Terkait
AS Bom Tiga Lokasi Nuklir Iran, Teheran Pastikan Tak Ada Radiasi
Cadangan Beras Pemerintah Pecahkan Rekor, Jamin Stabilisasi Harga dan Ketahanan Pangan Nasional
Prabowo Bawa Indonesia Naik Kelas di Forum Global, Diplomasi Ekonomi dan Perdamaian Dipuji Dunia
75 Tahun Al-Yasini: Wamenkop Dorong Kopontren Jadi Pilar Ekonomi Keumatan
Langkah Nyata Sekolah Rakyat: Mimpi Anak Bangsa Diangkat dari Pinggiran
Ziarah Bermakna: Menkop Budi Arie Kenang Margono, Tokoh Koperasi dan Kakek Presiden
Rudal Khorramshahr-4 Menggelegar: Iran Kirim Peringatan Maut ke Israel dan AS
Musim Kemarau Lebih Pendek, Produksi Beras RI Diprediksi Naik Tajam pada 2025
Selat Hormuz: Titik Panas Geopolitik yang Menentukan Masa Depan Energi Dunia
Kopdes Merah Putih Harus Jadi Milik Kolektif Warga Desa, Bukan Dikuasai Elit