TEHERAN,METROSELEBES.COM-Ketegangan kembali memuncak di kawasan Teluk setelah parlemen Iran dilaporkan menyetujui kemungkinan penutupan Selat Hormuz sebagai respons terhadap serangan udara Amerika Serikat ke sejumlah fasilitas nuklir Teheran. Televisi pemerintah Iran menyatakan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Dewan Keamanan Tertinggi Iran.
Baca Juga: Musim Kemarau Lebih Pendek, Produksi Beras RI Diprediksi Naik Tajam pada 2025
Meskipun ancaman penutupan Selat Hormuz telah berulang kali dilontarkan oleh Iran selama bertahun-tahun, langkah tersebut belum pernah benar-benar direalisasikan. Namun, dampaknya dipastikan akan signifikan: perdagangan minyak global akan terganggu dan harga energi dunia bisa melonjak drastis.
Apa Itu Selat Hormuz?
Selat Hormuz merupakan jalur air strategis yang memisahkan Oman dan Iran, menghubungkan Teluk Persia di utara dengan Teluk Oman dan Laut Arab di selatan. Pada titik tersempitnya, lebar selat ini hanya 33 kilometer, sementara jalur pelayaran komersial aktif hanya selebar 3 kilometer untuk setiap arah.
Baca Juga: Rudal Khorramshahr-4 Menggelegar: Iran Kirim Peringatan Maut ke Israel dan AS
Kenapa Selat Ini Sangat Penting?
Sekitar 20 persen dari total konsumsi minyak dunia setiap harinya mengalir melalui Selat Hormuz. Berdasarkan data perusahaan analisis energi Vortexa, antara awal 2022 hingga bulan lalu, sebanyak 17,8 hingga 20,8 juta barel minyak mentah, kondensat, dan bahan bakar melintasi selat ini setiap hari.
Negara-negara anggota OPEC seperti Arab Saudi, Iran, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak sebagian besar mengekspor minyak mentah mereka melalui jalur ini, terutama ke pasar Asia. Meski demikian, Arab Saudi dan UEA terus berupaya mencari jalur alternatif guna mengurangi ketergantungan pada Hormuz. Menurut Badan Informasi Energi AS (EIA), sekitar 2,6 juta barel per hari dari kapasitas pipa alternatif yang tersedia dapat digunakan untuk melewati Hormuz.
Baca Juga: Langkah Nyata Sekolah Rakyat: Mimpi Anak Bangsa Diangkat dari Pinggiran
Artikel Terkait
Ekowisata Berbasis Warga: Sentra Pasar Khatulistiwa Hidupkan Ekonomi Lokal di Dusun Bambu
Serangan Senyap AS ke Iran: Trump Klaim Sukses Bom Nuklir Fordow
AS Bom Tiga Lokasi Nuklir Iran, Teheran Pastikan Tak Ada Radiasi
Cadangan Beras Pemerintah Pecahkan Rekor, Jamin Stabilisasi Harga dan Ketahanan Pangan Nasional
Prabowo Bawa Indonesia Naik Kelas di Forum Global, Diplomasi Ekonomi dan Perdamaian Dipuji Dunia
75 Tahun Al-Yasini: Wamenkop Dorong Kopontren Jadi Pilar Ekonomi Keumatan
Langkah Nyata Sekolah Rakyat: Mimpi Anak Bangsa Diangkat dari Pinggiran
Ziarah Bermakna: Menkop Budi Arie Kenang Margono, Tokoh Koperasi dan Kakek Presiden
Rudal Khorramshahr-4 Menggelegar: Iran Kirim Peringatan Maut ke Israel dan AS
Musim Kemarau Lebih Pendek, Produksi Beras RI Diprediksi Naik Tajam pada 2025