Tragedi Berdarah di Sekolah Graz: Mantan Siswa Tewaskan 10 Orang dan Bunuh Diri

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Rabu, 11 Juni 2025 | 05:58 WIB
Menteri Dalam Negeri Austria, Gerhard Karner, Kanselir Austria, Christian Stocker, dan Gubernur Styria, Mario Kunasek, menghadiri konferensi pers setelah terjadinya penembakan mematikan di sebuah sekolah di Graz, Austria, pada 10 Juni 2025.
Menteri Dalam Negeri Austria, Gerhard Karner, Kanselir Austria, Christian Stocker, dan Gubernur Styria, Mario Kunasek, menghadiri konferensi pers setelah terjadinya penembakan mematikan di sebuah sekolah di Graz, Austria, pada 10 Juni 2025.

“Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan rasa sakit dan duka yang kami rasakan. Ini bukan hanya tragedi bagi Graz, tetapi bagi seluruh Austria,” ujar Stocker dengan nada haru.

 

Ahli ekstremisme dari lembaga kajian Institute for Strategic Dialogue, Julia Ebner, menyatakan bahwa insiden ini tampaknya menjadi penembakan sekolah terburuk di Austria sejak Perang Dunia II.

 

Pemimpin dunia, termasuk Kanselir Jerman Friedrich Merz, menyampaikan belasungkawa dan keterkejutannya atas tragedi ini.

 

Austria diketahui memiliki salah satu tingkat kepemilikan senjata api tertinggi di Eropa, dengan sekitar 30 senjata untuk setiap 100 orang menurut data Small Arms Survey. Negara ini sebelumnya juga pernah mengalami kekerasan bersenjata, termasuk serangan teror di Wina pada tahun 2020 yang menewaskan empat orang dan melukai 22 lainnya.

Baca Juga: Eks Menteri Kelautan Era SBY Jadi Sosok di Balik Izin Tambang PT KSM yang Dicabut Prabowo

Tragedi di Graz ini kembali membuka perdebatan tentang keamanan di sekolah, kepemilikan senjata, dan kesehatan mental di kalangan generasi muda Austria. Penyidikan lebih lanjut masih terus berlangsung.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X