Ancaman Kelaparan Membayangi Wilayah Selatan Khartoum, PBB Peringatkan Krisis Makin Parah

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 10 Juni 2025 | 16:28 WIB
Pemandangan umum memperlihatkan warga Sudan dan lalu lintas di sepanjang jalan di Khartoum, Sudan, pada 11 Juni 2019. Source FOTO: REUTERS
Pemandangan umum memperlihatkan warga Sudan dan lalu lintas di sepanjang jalan di Khartoum, Sudan, pada 11 Juni 2019. Source FOTO: REUTERS

GENEVA,METROSELEBES.COM-Program Pangan Dunia (WFP) mengeluarkan peringatan keras terkait situasi kemanusiaan yang memburuk di beberapa wilayah selatan ibu kota Sudan, Khartoum. Menurut laporan terbaru, wilayah-wilayah tersebut kini berada dalam risiko tinggi menghadapi kelaparan akibat krisis pangan yang semakin parah dan keterbatasan pendanaan global. Seperti dikutip dari Reuters pada Selasa (10/06/2025).

Baca Juga: Sidang Pemakzulan Sara Duterte Dimulai: Masa Depan Politik Filipina di Titik Kritis

Laurent Bukera, Direktur WFP untuk Sudan, menyampaikan situasi terkini dalam konferensi pers dari Port Sudan melalui sambungan video. Ia menggambarkan kondisi di lapangan sebagai sangat memprihatinkan, dengan tingkat kelaparan, kemiskinan, dan keputusasaan yang meningkat tajam.

 

“Tingkat kelaparan, keterpurukan, dan keputusasaan yang kami temukan di lapangan sangat parah dan secara nyata mengonfirmasi adanya risiko kelaparan di wilayah-wilayah tersebut,” ujar Bukera.

Baca Juga: Sekkot Kota Palu Hadiri Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri Bersama Menteri P2MI

Menurut WFP, kebutuhan bantuan kemanusiaan di Sudan terus melonjak, sementara ketersediaan dana dan sumber daya tidak mencukupi untuk menjawab krisis yang semakin kompleks. Konflik bersenjata yang berkepanjangan dan perpindahan penduduk secara besar-besaran telah memperburuk situasi di berbagai wilayah, terutama di daerah selatan Khartoum yang kini menjadi salah satu titik paling rentan.

 

Kekurangan makanan, terbatasnya akses layanan kesehatan, serta kerusakan infrastruktur akibat konflik membuat jutaan warga terancam kehilangan nyawa jika tidak segera mendapatkan bantuan yang memadai.

Baca Juga: Eks Menteri Kelautan Era SBY Jadi Sosok di Balik Izin Tambang PT KSM yang Dicabut Prabowo

WFP menyerukan kepada komunitas internasional untuk segera meningkatkan dukungan finansial dan logistik guna mencegah terjadinya bencana kelaparan besar di Sudan. Tanpa respons cepat dan terpadu, organisasi ini memperingatkan bahwa jutaan orang bisa jatuh ke dalam kondisi kelaparan ekstrem dalam beberapa bulan mendatang.

Baca Juga: Ini 3 Alasan Presiden Prabowo Cabut Izin Tambang 4 Perusahaan di Raja Ampat

PBB dan mitra kemanusiaan lainnya kini terus berupaya menjangkau daerah-daerah yang paling terdampak, namun akses yang terbatas dan situasi keamanan yang tidak stabil menjadi tantangan besar dalam penyaluran bantuan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X