JAKARTA, METROSELEBES.COM – Indonesia kembali menegaskan jati dirinya sebagai negara agraris lewat capaian luar biasa dalam sektor pertanian, khususnya produksi padi.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis oleh Kementerian Pertanian RI, lima provinsi mencatatkan kontribusi tertinggi dalam produksi padi nasional tahun ini.
Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat pertama dengan total produksi sebesar 9,28 juta ton, disusul Jawa Tengah dengan 8,89 juta ton, dan Jawa Barat dengan 8,63 juta ton.
Baca Juga: Garuda Eropa Siap Tempur: Debut Pemain Keturunan Warnai Duel Sengit Kontra Jepang
Ketiga provinsi ini telah lama menjadi lumbung pangan utama di Pulau Jawa. Sementara itu, dari wilayah Indonesia Timur, Sulawesi Selatan menyusul di posisi keempat dengan 4,82 juta ton, dan dari Sumatera, Sumatera Selatan berada di peringkat kelima dengan 2,91 juta ton.
Capaian ini menunjukkan betapa kuatnya sektor pertanian Indonesia yang tersebar merata di berbagai wilayah.
Keberhasilan ini bukan hanya soal angka produksi, namun juga menjadi penopang utama ketahanan pangan nasional, terlebih dalam menghadapi tantangan iklim dan ketidakpastian global.
Baca Juga: Ancaman Kelaparan Membayangi Wilayah Selatan Khartoum, PBB Peringatkan Krisis Makin Parah
Menurut laporan BPS Tahun 2024, total produksi padi nasional mencapai lebih dari 54 juta ton gabah kering giling, meningkat 1,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kontribusi dari lima provinsi teratas ini mencakup lebih dari 60% dari total produksi nasional.
Studi dari Pusat Kajian Pangan dan Gizi UGM juga menyoroti bahwa ketiga provinsi di Pulau Jawa memiliki sistem irigasi dan infrastruktur pertanian terbaik di Indonesia, yang memungkinkan produktivitas yang stabil meskipun kondisi cuaca tak menentu.
Baca Juga: Garuda Tempur Tanpa Sayap: Timnas Indonesia Tampil Pincang Hadapi Jepang
Sementara itu, Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan mendapat pujian atas keberhasilan mereka dalam memanfaatkan lahan rawa dan sistem tanam bergilir sebagai solusi adaptasi terhadap perubahan iklim.
Artikel Terkait
Terkait Dugaan Korupsi Laptop Rp9,9 Triliun, Nadiem Makarim Siap Kooperatif dan Tegaskan Sikap Antikorupsi
Ini 3 Alasan Presiden Prabowo Cabut Izin Tambang 4 Perusahaan di Raja Ampat
Izin Tambang PT Gag Nikel di Raja Ampat Tak Dicabut, Bahlil Klaim Aman dan Sesuai Amdal
Sertifikat Tanah Tak Lagi Ribet! Ini Daftar Dokumen Wajib yang Harus Disiapkan Pemohon"
Eks Menteri Kelautan Era SBY Jadi Sosok di Balik Izin Tambang PT KSM yang Dicabut Prabowo
Sekkot Kota Palu Hadiri Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri Bersama Menteri P2MI
Garuda Tempur Tanpa Sayap: Timnas Indonesia Tampil Pincang Hadapi Jepang"
Sidang Pemakzulan Sara Duterte Dimulai: Masa Depan Politik Filipina di Titik Kritis
Ancaman Kelaparan Membayangi Wilayah Selatan Khartoum, PBB Peringatkan Krisis Makin Parah
Garuda Eropa Siap Tempur: Debut Pemain Keturunan Warnai Duel Sengit Kontra Jepang