MAKKAH, METROSELEBES.COM – Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1446 H/2025 M di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kementerian Agama (Kemenag) RI tengah mengupayakan agar para jemaah haji yang terpisah dari pasangan atau anggota keluarga bisa kembali berkumpul, meski hanya dalam ruang dan waktu terbatas.
Salah satu tantangan dalam penyelenggaraan haji tahun ini adalah adanya pemisahan pasangan jemaah — seperti suami dan istri, orang tua dan anak, hingga lansia dan pendamping — akibat sistem layanan baru yang menggunakan delapan syarikah atau perusahaan penyedia layanan jemaah di Arab Saudi.
Perbedaan syarikah membuat beberapa jemaah dari satu kloter bisa ditempatkan pada maktab atau pemondokan yang berbeda.
Baca Juga: Jelang Puncak Haji, 95 Persen Jemaah Indonesia Sudah Kantongi Kartu Nusuk
Merespons hal tersebut, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kini tengah berkoordinasi intensif dengan berbagai sektor jemaah di Makkah untuk memfasilitasi penggabungan pasangan yang terpisah antarsyarikah.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI, Hilman Latief, mengatakan penggabungan dilakukan menjelang fase puncak haji agar para jemaah dapat beribadah lebih tenang dan nyaman.
“Misalkan untuk suami istri, mereka bisa digabung kembali, tapi di tenda yang terpisah karena tenda perempuan dan laki-laki dipisah.
Seperti di hotel juga, prinsipnya tetap dipisah,” ujar Hilman Latief di Makkah, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag, Rabu, 28 Mei 2025.
Meski berada di tenda berbeda, jemaah yang berhasil digabungkan akan ditempatkan dalam satu maktab yang sama atau setidaknya di lokasi tenda yang berdekatan, sehingga memudahkan untuk saling bertemu dan beraktivitas bersama di luar tenda.
“Jemaah terpisah ini bisa bergabung kembali ketika Armuzna, dalam artian berkegiatan bersama ketika di luar tenda,” tambah Hilman.
Ia juga mencontohkan bahwa pasangan suami istri bisa berangkat bersama untuk melempar jumrah atau berkegiatan di luar tenda saat cuaca mendukung, sehingga tetap terjaga semangat kebersamaan mereka selama menjalani rangkaian ibadah puncak haji.
Artikel Terkait
Lee Jae-myung Unggul Jauh Jelang Pilpres Korea Selatan, Isu Politik dan Keamanan Mengemuka
Ekonomi Tiongkok Bangkit atau Hanya Sekadar Nafas Panjang?
Jepang Pertimbangkan Pengurangan Penerbitan Obligasi Super-Jangka Panjang untuk Redam Gejolak Pasar
Perjanjian Dagang AS-India: Peluang atau Tantangan?
Hilal Awal Zulhijah Terlihat di Aceh, Idul Adha 2025 Jatuh pada 6 Juni
Puan Maharani Desak Budi Arie Klarifikasi Tudingan Libatkan PDIP Dalam Kasus Judol
Hakim Terkemuka Iran Dibunuh Saat Berangkat Kerja, Otoritas Kecam Kurangnya Pengawalan
PDIP Resmi Polisikan Budi Arie, Tudingan Pencemaran Nama Baik Jadi Pemicu
Terungkap, 11 Unit Apartemen Mewah Diduga Dibeli Eks Dirut Taspen dari Uang Korupsi Rp1 Triliun
Kluivert Tegaskan Misi Kalahkan China, Tak Ingin Langkah Timnas Terhenti di Round 3