MANADO, METROSELEBES.COM – Suasana mencekam pecah di tengah perairan antara Pulau Talise dan Pulau Gangga, Sulawesi Utara, Minggu siang (20/7/2025), saat KM Barcelona 5 yang tengah berlayar dari Talaud menuju Manado dilaporkan kapal terbakar di tengah laut.
Video dan siaran langsung dari penumpang screnshoot Siaran Langsung Fb Abdul Rahman Agu yang viral di media sosial menunjukkan asap hitam pekat membumbung dari badan kapal, sementara ratusan penumpang terlihat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Kapal penumpang tujuan Manado ini dikabarkan membawa lebih dari 150 orang saat insiden terjadi. Api pertama kali muncul dari bagian belakang kapal, kemudian merambat cepat ke ruang mesin dan dek utama, sehingga tak memberi waktu banyak bagi awak untuk melakukan evakuasi tertib.
Baca Juga: Bos Baru Penjualan Tesla Ternyata Eksekutif IT, Bukan Orang Penjualan Otomotif
Kepanikan pun tak terhindarkan, terutama di antara para perempuan dan anak-anak yang berada di dalam kabin.
Seorang penumpang yang selamat mengatakan, “Kami dengar suara ledakan kecil di belakang, lalu orang-orang mulai berteriak ‘api!’. Dalam hitungan menit, semuanya gelap penuh asap dan orang-orang melompat ke laut.”
Kondisi laut yang cukup tenang menjadi penyelamat bagi sebagian penumpang yang berhasil mengapung menggunakan pelampung seadanya sambil menunggu bantuan datang.
Baca Juga: 8 Kunci Sukses Koperasi: Resep Bertahan dan Untung di Tengah Persaingan
Petugas Basarnas Sulut bersama TNI AL langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima sinyal darurat. Hingga malam hari, proses evakuasi dan pencarian korban terus berlangsung.
Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa, namun puluhan penumpang dikabarkan mengalami luka bakar ringan hingga berat, serta trauma akibat kejadian tersebut.
Kecelakaan laut seperti ini bukan yang pertama terjadi di Indonesia. Menurut data dari KNKT, sepanjang 2024 tercatat lebih dari 70 kecelakaan kapal penumpang, dengan penyebab utama meliputi kelalaian teknis, kebakaran mesin, dan kurangnya peralatan keselamatan.
Baca Juga: SPHP Digeber Serentak, Harga Beras Dikunci Rp12.500/kg, Pemerintah Pastikan Tak Salah Salur
Salah satu tragedi yang mirip sebelumnya terjadi pada KM Santika Nusantara pada 2019, yang juga terbakar di laut Jawa dan menyebabkan 21 orang meninggal dunia.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Kecewa Vonis 4,5 Tahun untuk Tom Lembong: Fakta Diabaikan, Keadilan Belum Tuntas
Koperasi Jadi Garda Distribusi Subsidi: LPG dan Bahan Pokok Kini Lewat Kopdes Merah Putih
Sambutan Adat Megah di Mepanga, Bukti Komitmen Lestarikan Budaya Lokal
Detik-detik Kapal Sabuk Nusantara Tabrak Bagang Terbesar di Tolitoli, Ini Penyebab dan Respons Warganet
Ribu Koperasi Merah Putih Diluncurkan! Pemerintah Genjot Ekonomi Desa Lewat Gerakan Kolektif
Pemerintah Geruduk Pasar! 1,3 Juta Ton Beras SPHP Disalurkan ke 5.000 Titik, Harga Terkunci dan Merata
Operasi Beras Murah Nasional! 1,3 Juta Ton SPHP Disalurkan di 5.000 Titik untuk Redam Gejolak Harga
SPHP Digeber Serentak, Harga Beras Dikunci Rp12.500/kg, Pemerintah Pastikan Tak Salah Salur
8 Kunci Sukses Koperasi: Resep Bertahan dan Untung di Tengah Persaingan"
Bos Baru Penjualan Tesla Ternyata Eksekutif IT, Bukan Orang Penjualan Otomotif