Ribu Koperasi Merah Putih Diluncurkan! Pemerintah Genjot Ekonomi Desa Lewat Gerakan Kolektif

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Sabtu, 19 Juli 2025 | 18:10 WIB
Pemerintah pusat secara resmi mencanangkan peluncuran 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam rangka Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 yang digelar pada 21 Juli 2025 di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah. (Instagram kemenkop)
Pemerintah pusat secara resmi mencanangkan peluncuran 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam rangka Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 yang digelar pada 21 Juli 2025 di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah. (Instagram kemenkop)

 

KLATEN, METROSELEBES.COM – Pemerintah pusat secara resmi mencanangkan peluncuran 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam rangka Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 yang digelar pada 21 Juli 2025 di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah.

Dengan mengusung tema “Bangun Koperasi dari Desa, Indonesia Jaya”, peringatan ini menjadi momentum penting untuk mempertegas kembali komitmen nasional dalam menjadikan koperasi sebagai penggerak utama ekonomi rakyat, khususnya di wilayah pedesaan.

Menteri Koperasi dan UKM menegaskan bahwa pembentukan koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi lokal, mempercepat pemerataan pembangunan, serta memberantas kemiskinan struktural di daerah.

Baca Juga: Detik-detik Kapal Sabuk Nusantara Tabrak Bagang Terbesar di Tolitoli, Ini Penyebab dan Respons Warganet

“Koperasi Merah Putih akan menjadi lokomotif baru ekonomi desa. Dengan basis kelembagaan yang kuat dan akuntabel, koperasi mampu menghadirkan distribusi ekonomi yang lebih adil dan produktif,” ujarnya.

Dalam rencana tersebut, koperasi akan difungsikan sebagai pusat ekonomi terpadu yang tidak hanya berperan dalam distribusi dan produksi barang lokal, tetapi juga dalam pengelolaan pertanian, UMKM, logistik, dan akses pembiayaan mikro.

Data BPS 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 12% desa di Indonesia masih menghadapi ketimpangan ekonomi dan minim akses terhadap sistem ekonomi formal. Pembentukan koperasi di akar rumput ini diharapkan menjawab persoalan tersebut secara sistemik.

Baca Juga: Sambutan Adat Megah di Mepanga, Bukti Komitmen Lestarikan Budaya Lokal

Kementerian Koperasi dan UKM juga menyatakan bahwa setiap koperasi Merah Putih akan didampingi oleh tenaga ahli, termasuk pendamping lapangan dan konsultan manajemen agar pengelolaan usaha dilakukan secara modern dan profesional.

Targetnya, koperasi desa tidak hanya menjadi pelengkap, tapi ujung tombak perekonomian nasional.

Langkah ini melengkapi berbagai upaya pemerintah dalam program Desa Cerdas, BUMDesa, dan Reformasi Agraria, yang telah mendorong produktivitas dan daya saing desa dalam rantai ekonomi nasional.

Baca Juga: Koperasi Jadi Garda Distribusi Subsidi: LPG dan Bahan Pokok Kini Lewat Kopdes Merah Putih

Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 ini juga menjadi ajang konsolidasi gerakan koperasi Indonesia dalam menghadapi tantangan era digital dan pasar terbuka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X