JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam upaya mengendalikan lonjakan harga dan menjaga ketersediaan pangan strategis, pemerintah resmi menggelontorkan 1,3 juta ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke berbagai daerah di Indonesia.
Gerakan ini dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar serentak di lebih dari 5.000 titik distribusi di seluruh tanah air.
Program ini menjadi tindak lanjut dari strategi nasional untuk memastikan harga pangan pokok, khususnya beras, tetap terjangkau oleh masyarakat luas, terutama di tengah tekanan inflasi dan cuaca ekstrem yang mempengaruhi produksi dalam negeri.
Melalui sinergi antara Kementerian Pertanian, Bulog, BUMN Pangan, PT Pos Indonesia, ID Food, dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), distribusi beras SPHP dilakukan secara bertahap dan merata hingga pelosok negeri.
Beras SPHP yang disalurkan dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasarkan zonasi wilayah:
Zona 1: Rp12.500/kg (Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi)
Zona 2: Rp13.100/kg (Sumatra selain Lampung dan Sumsel, Kalimantan, NTT)
Zona 3: Rp13.500/kg (Maluku dan Papua)
Baca Juga: Ribu Koperasi Merah Putih Diluncurkan! Pemerintah Genjot Ekonomi Desa Lewat Gerakan Kolektif
Harga tersebut dipastikan jauh di bawah harga pasar saat ini yang di beberapa daerah masih menembus Rp14.500 hingga Rp15.500 per kilogram.
Dengan adanya SPHP, harga bisa ditekan secara signifikan, memberi dampak langsung pada daya beli masyarakat.
Menteri Pertanian RI menyatakan bahwa Gerakan Pangan Murah adalah solusi konkret menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, yang sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mengatasi tekanan kebutuhan pokok rakyat.
Artikel Terkait
Di Balik Luka Caesar: Video Viral Buka Mata Publik tentang Beratnya Perjuangan Ibu Melahirkan
Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kantong Plastik Tergantung di Pagar Makam Kreo Selatan, Warga Geger
Kala Yuni Shara Rela Hadiri Ultah Mantan Suami Demi Anak: Yang Penting Mereka Bahagia
Viral! Dua Pria Diduga Edarkan Uang Palsu di Toko Kelontong Kembangan, Pemilik Warung Sadar Saat Transaksi
Anies Baswedan Kecewa Vonis 4,5 Tahun untuk Tom Lembong: Fakta Diabaikan, Keadilan Belum Tuntas
Koperasi Jadi Garda Distribusi Subsidi: LPG dan Bahan Pokok Kini Lewat Kopdes Merah Putih
Sambutan Adat Megah di Mepanga, Bukti Komitmen Lestarikan Budaya Lokal
Detik-detik Kapal Sabuk Nusantara Tabrak Bagang Terbesar di Tolitoli, Ini Penyebab dan Respons Warganet
Ribu Koperasi Merah Putih Diluncurkan! Pemerintah Genjot Ekonomi Desa Lewat Gerakan Kolektif
Pemerintah Geruduk Pasar! 1,3 Juta Ton Beras SPHP Disalurkan ke 5.000 Titik, Harga Terkunci dan Merata