Terbakar di Tengah Laut: Detik-Detik Mencekam KM Barcelona 5 di Perairan Sulut

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 20 Juli 2025 | 17:13 WIB
Suasana mencekam pecah di tengah perairan antara Pulau Talise dan Pulau Gangga, Sulawesi Utara, Minggu siang (20/7/2025), saat KM Barcelona 5 yang tengah berlayar dari Talaud menuju Manado dilaporkan terbakar hebat di tengah laut. (screnshoot Siaran Langsung Fb Abdul Rahman Agu)
Suasana mencekam pecah di tengah perairan antara Pulau Talise dan Pulau Gangga, Sulawesi Utara, Minggu siang (20/7/2025), saat KM Barcelona 5 yang tengah berlayar dari Talaud menuju Manado dilaporkan terbakar hebat di tengah laut. (screnshoot Siaran Langsung Fb Abdul Rahman Agu)

Rekaman langsung insiden KM Barcelona 5 yang viral di Facebook memperlihatkan kepanikan penumpang, sebagian di antaranya terdengar melafalkan doa, memohon keselamatan.

“Ya Allah, lindungi kami,” tulis netizen Adolsina Oktofin, sementara komentar lainnya seperti “Semoga selamat ya para penumpang” menjadi bentuk empati warganet yang menyaksikan detik-detik mencekam dari layar mereka.

Tragedi kebakaran kapal ini kembali menggarisbawahi pentingnya peningkatan standar keselamatan pelayaran di Indonesia, terutama di kawasan timur yang masih banyak bergantung pada transportasi laut.

Baca Juga: Operasi Beras Murah Nasional! 1,3 Juta Ton SPHP Disalurkan di 5.000 Titik untuk Redam Gejolak Harga

Pemerintah dan otoritas terkait diharapkan segera mengambil tindakan tegas untuk evaluasi sistem keselamatan, pengecekan mesin rutin, serta ketersediaan alat evakuasi darurat dalam setiap pelayaran.

Insiden ini menyisakan trauma mendalam bagi para korban dan keluarga mereka. Saat duka menyelimuti, masyarakat berharap tragedi seperti ini tidak kembali terulang.

Karena dalam setiap kecelakaan laut, yang menjadi korban bukan hanya kapal yang tenggelam—tetapi juga kepercayaan publik pada keselamatan pelayaran negeri ini.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X