Berbeda dengan Texas yang hampir tidak memberlakukan regulasi terhadap layanan ini, California memiliki pengawasan yang ketat. Untuk dapat mengoperasikan layanan robotaksi berbayar secara penuh di negara bagian tersebut, Tesla harus mengantongi serangkaian izin dari Departemen Kendaraan Bermotor California (DMV) dan Komisi Utilitas Publik California (CPUC).
Pada Maret lalu, CPUC memang telah memberikan persetujuan awal, namun masih dibutuhkan izin tambahan sebelum Tesla dapat beroperasi secara komersial. Hingga berita ini diturunkan, DMV dan CPUC belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters.
Sementara itu, peluncuran uji coba di Austin juga tak luput dari sorotan. Beberapa video yang diunggah di media sosial menunjukkan kendaraan Tesla mengalami sejumlah kendala lalu lintas dan kesalahan berkendara dalam beberapa hari pertama uji coba.
Dengan banyak hal yang dipertaruhkan, Tesla kini berada di persimpangan antara ambisi teknologi masa depan dan tantangan regulasi serta realita jalan raya.
Artikel Terkait
Langkah Serentak Kopdes Merah Putih: 77.120 Unit Resmi Berbadan Hukum, Provinsi Hampir Rampung 100 Persen
Toyota Resmi Rilis Land Cruiser Hardtop 2025; Mobil Tangguh Legendaris Dengan Tampilan dan Desain Modern
Sulawesi Tengah Menuju Simpul Konektivitas Nasional: 1.000 Km Jalan Baru Dorong Ekonomi dan Wisata
Gubernur Anwar Hafid: Integritas ASN Adalah Fondasi Utama Cegah Korupsi
Yusril Klarifikasi Isu Gibran Akan Berkantor di Papua: Tidak Benar, Hanya Badan Khususnya Saja
Automaker Bergegas Dorong Penjualan Mobil Listrik Jelang Berakhirnya Insentif Pajak AS Senilai $7.500
BYD Ungguli Tesla? Mobil Listriknya Dijamin Aman Saat Parkir Otomatis
Ledakkan Ekonomi Desa! 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Ditarget Serap 2 Juta Tenaga Kerja
Wanita Lompat Dari Lantai 19 Kalibata City Gegerkan Warga, Polisi: Kaget Temukan Orang Tak Dikenal di Kamar
Pernah Akui Jadi Pemeran Video Syur, Lisa Mariana Kini Dipanggil Polda Jabar