JAKARTA, METROSELEBES.COM - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah menggagas program ambisius bertajuk Koperasi Desa Merah Putih yang menargetkan pembentukan 80 ribu koperasi desa di seluruh Indonesia.
Program ini tidak hanya digadang-gadang sebagai strategi pemerataan ekonomi desa, namun juga ditargetkan mampu menyerap lebih dari 2 juta tenaga kerja di berbagai sektor produktif.
Program yang dijalankan melalui kolaborasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) ini menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi berbasis masyarakat desa, yang disebut sebagai Koperasi Merah Putih.
Baca Juga: Koperasi Bangkit dari Pinggiran: 80 Ribu Koperasi Desa Disiapkan, Pemerintah Dorong Pelatihan Masif
Koperasi ini akan dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
“Melalui Koperasi Desa Merah Putih, pemerintah berharap desa dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri, tidak hanya untuk menjaga ketahanan pangan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” demikian keterangan resmi dari Biro Humas Kemnaker yang dirilis di situs resmi Setneg.
Langkah ini sejalan dengan program-program nasional pengentasan kemiskinan, terutama melalui penguatan ekonomi mikro dan pelibatan aktif masyarakat desa.
Baca Juga: 8 Tantangan Kopdes Merah Putih: Menjawab Jalan Terjal Menuju Keadilan Ekonomi
Dengan jumlah desa di Indonesia yang mencapai lebih dari 74 ribu (berdasarkan data Kemendagri), target pendirian 80 ribu koperasi ini berarti setiap desa minimal memiliki satu koperasi produktif, bahkan lebih di beberapa wilayah.
Dari sisi ketenagakerjaan, proyeksi penyerapan 2 juta tenaga kerja menjadi angin segar di tengah angka pengangguran terbuka yang menurut BPS per Februari 2024 masih mencapai 5,32% atau sekitar 7,2 juta jiwa.
Dengan distribusi koperasi yang merata, masyarakat desa tidak perlu lagi bergantung pada urbanisasi untuk mencari pekerjaan.
Baca Juga: 8 Kesalahan Umum dalam Pengelolaan Koperasi Desa yang Harus Dihindari
Sebelumnya, penguatan koperasi juga telah menjadi perhatian serius di beberapa daerah. Seperti di Jawa Barat, program revitalisasi koperasi desa berhasil meningkatkan pendapatan warga hingga 30% dalam waktu dua tahun.
Artikel Terkait
Koperasi Merah Putih Tekan Permainan Harga, LPG Subsidi Kini Lebih Murah dan Transparan
Desa Bangkit dari Sunyi: Koperasi Menjadi Mesin Penggerak Baru
Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Tulang Punggung Program Makan Bergizi Gratis
Menkop Budi Arie Dorong Koperasi Kawal Gizi Nasional Lewat Perpres MBG
Koperasi Desa Jadi Pilar Ekonomi Baru: Empat Fokus Prabowo Mulai Diterapkan Lewat Kopdes Merah Putih
Jejak Sejarah Koperasi: awal Koperasi ingin lepas dariJeratan Rentenir hingga Kopdes Merah Putih
Koperasi Merah Putih Harus Jadi Motor Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Program
Presiden Prabowo Siap Luncurkan 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Ekonomi Desa Dipacu Bangkit
80 Ribu Koperasi Desa Melaju: Strategi Merah Putih Bangkitkan Ekonomi Rakyat
Koperasi Bangkit dari Pinggiran: 80 Ribu Koperasi Desa Disiapkan, Pemerintah Dorong Pelatihan Masif