Strategi Langit Biru: Indonesia-EU Sepakat Perluas Kerja Sama Global Lewat CEPA dan Kemudahan Visa

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 13 Juli 2025 | 20:58 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengadakan pertemuan penting dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen (Instagram prsidenrepublikindonesia)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengadakan pertemuan penting dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen (Instagram prsidenrepublikindonesia)

 

BRUSSEL, METROSELEBES.COM - Dalam lawatan kenegaraannya ke Kerajaan Belgia, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengadakan pertemuan penting dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, pada 13 Juli 2025, di Gedung Berlaymont, Brussel.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan strategis yang membuka langit biru kerja sama antara Indonesia dan Uni Eropa, dengan fokus pada perluasan perdagangan, investasi, serta kebijakan visa yang lebih inklusif.

Salah satu poin utama yang disepakati adalah penguatan dan pendalaman Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA).

Baca Juga: 80 Ribu Koperasi Desa Siap Diluncurkan, Menkop Tegaskan Kopdes Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Rakyat

Perjanjian ini akan memperluas peluang perdagangan dan investasi antara kedua pihak.

CEPA yang tengah dalam tahap finalisasi diyakini mampu menurunkan hambatan tarif, menyederhanakan regulasi, dan mempermudah arus barang serta jasa antara Indonesia dan Uni Eropa.

Langkah ini menandai peningkatan hubungan strategis yang lebih luas.

Baca Juga: Dari Desa Menuju Daya Saing Nasional: Bank Mandiri Pacu Literasi dan Wirausaha Lokal

Dalam keterangan pers bersama, kedua belah pihak juga membahas sektor pendidikan dan hubungan multilateral sebagai bagian dari pilar kerja sama.

Uni Eropa berkomitmen untuk menyesuaikan kebijakan visa Schengen yang akan mempermudah kunjungan warga negara Indonesia, khususnya kalangan pelajar dan profesional, ke wilayah Eropa.

Presiden menegaskan harapannya agar Uni Eropa tidak hanya menjadi mitra dagang, tetapi juga mitra pembangunan yang aktif, baik bagi Indonesia maupun kawasan ASEAN.

Baca Juga: Serangan Mendadak di Khan Younis: Saraya Al-Quds Klaim Hantam Tentara dan Kendaraan Israel

Dalam pandangannya, kerja sama yang berlandaskan kepercayaan dan konektivitas dapat membawa manfaat besar bagi kesejahteraan global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X