80 Ribu Koperasi Desa Siap Diluncurkan, Menkop Tegaskan Kopdes Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Rakyat

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 13 Juli 2025 | 19:38 WIB
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa persiapan peluncuran program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) telah memasuki tahap finalisasi. (INSTAGRAM KOMENKOP)
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa persiapan peluncuran program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) telah memasuki tahap finalisasi. (INSTAGRAM KOMENKOP)

 

KLATEN, METROSELEBES.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa persiapan peluncuran program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) telah memasuki tahap finalisasi.

Program strategis ini ditargetkan akan melahirkan 80.000 lembaga koperasi yang telah berbadan hukum dan siap beroperasi, dengan peluncuran resminya direncanakan berlangsung pada 21 Juli mendatang di Klaten.

Kehadiran Kopdes Merah Putih sebagai upaya pemerintah mendorong transformasi ekonomi dari desa mendapat perhatian khusus.

Baca Juga: Dari Desa Menuju Daya Saing Nasional: Bank Mandiri Pacu Literasi dan Wirausaha Lokal

Menkop Budi Arie yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes, didampingi oleh Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, menyampaikan hal ini dalam agenda Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang digelar pada 13 Juli.

“Program ini merupakan langkah besar dalam menciptakan ekosistem koperasi modern dan berkelanjutan di seluruh Indonesia, yang bertumpu dari desa sebagai pusat pertumbuhan,” ujar Budi Arie dalam Rakortas tersebut.

Dalam penjelasan resminya, Menkop mengungkapkan bahwa sebanyak 103 Kopdes/Kelurahan Merah Putih percontohan (mockup) telah siap diperkenalkan secara virtual kepada publik sebagai gambaran awal pelaksanaan.

Baca Juga: Serangan Mendadak di Khan Younis: Saraya Al-Quds Klaim Hantam Tentara dan Kendaraan Israel

Proyek percontohan ini diharapkan menjadi model yang bisa direplikasi oleh ribuan Kopdes lainnya di berbagai daerah.

Melalui Kopdes percontohan ini, pemerintah ingin menunjukkan bahwa koperasi tidak hanya menjadi alat ekonomi kolektif, namun juga pusat layanan masyarakat desa, termasuk bidang kesehatan, pendidikan, hingga digitalisasi layanan dasar.

Contohnya seperti koperasi desa yang juga mengelola apotek desa, toko kelontong modern berbasis koperasi, hingga integrasi sistem keuangan digital untuk mempermudah transaksi masyarakat.

Baca Juga: Momen Haru Pasha Ungu Suapi Sang Ayah, Warganet: Anak Berbakti Itu Rezeki Orang Tua

Program ini juga selaras dengan strategi pemerintah dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan berbasis komunitas, serta memperkuat ketahanan sosial-ekonomi dari bawah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X