Kopdes Merah Putih Jadi Senjata Ampuh Lawan Rentenir dan Pinjaman Online Ilegal

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Kamis, 12 Juni 2025 | 13:09 WIB
Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dikalim hadir sebagai senjata ampuh untuk melindungi masyarakat dari jeratan praktik tengkulak, rentenir (seperti bank emok), dan pinjaman online ilegal yang marak merugikan masyarakat desa. (Instagram kemenkop)
Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dikalim hadir sebagai senjata ampuh untuk melindungi masyarakat dari jeratan praktik tengkulak, rentenir (seperti bank emok), dan pinjaman online ilegal yang marak merugikan masyarakat desa. (Instagram kemenkop)

 

GARUT, METROSELEBES.COMKoperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dikalim hadir sebagai senjata ampuh untuk melindungi masyarakat dari jeratan praktik tengkulak, rentenir (seperti bank emok), dan pinjaman online ilegal yang marak merugikan masyarakat desa.

Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati akses pembiayaan yang aman, transparan, dan berbasis kekeluargaan.

Salah satu anggota Koperasi Desa Merah Putih di Desa Hegarmanah, Kabupaten Garut, menyampaikan secara langsung manfaat dari kehadiran koperasi ini.

Baca Juga: Dorong Percepatan pLPendirian Koperasi Merah Putih, DPD Kunjungi DPMD Jawa Barat

Menurutnya, Kopdes Merah Putih telah menjangkau pasar yang lebih luas serta mempermudah masyarakat desa dalam mengakses pinjaman secara legal dan bertanggung jawab.

Program Kopdes/Kel Merah Putih ini digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia sebagai solusi alternatif dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa, mengingat tingginya angka ketergantungan warga terhadap pinjaman informal.

Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sepanjang tahun 2023 terdapat lebih dari 4.000 laporan masyarakat terkait penyalahgunaan pinjaman online ilegal.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Ekonomi Rakyat yang Tumbuh dari Akar Desa

Kehadiran koperasi seperti Kopdes Merah Putih juga selaras dengan program Digitalisasi Koperasi yang diusung pemerintah untuk membangun sistem keuangan inklusif di wilayah pedesaan.

Selain memberikan kemudahan akses pembiayaan, koperasi ini juga dilengkapi dengan sistem transparansi digital untuk mencegah penyalahgunaan dana dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, dalam beberapa kesempatan juga menyatakan bahwa pemerintah tengah mempercepat pembentukan 100.000 koperasi modern berbasis teknologi pada tahun 2025, dan Kopdes/Kel Merah Putih menjadi salah satu prototipe koperasi desa modern yang diharapkan bisa direplikasi di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Instruksi Presiden dan Regulasi Baru, Koperasi Desa Kini Wajib Diformalkan Sesuai Aturan 2025

Dengan peran strategis dan manfaat nyata di lapangan, Kopdes Merah Putih menjadi bukti bahwa koperasi bisa menjadi garda terdepan dalam menciptakan ketahanan ekonomi desa, sekaligus menjadi benteng terhadap maraknya praktik pinjaman ilegal dan merugikan masyarakat kecil.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X