AS Bantah Iran Sembunyikan Uranium Usai Serangan Udara, Hegseth Sebut Program Nuklir Iran Lumpuh Bertahun-tahun

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Jumat, 27 Juni 2025 | 14:48 WIB
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Angkatan Udara Dan Caine berbicara dalam sebuah konferensi pers di Pentagon, Arlington, Virginia, AS, bulan Juni. Source FOTO: REUTERS
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Angkatan Udara Dan Caine berbicara dalam sebuah konferensi pers di Pentagon, Arlington, Virginia, AS, bulan Juni. Source FOTO: REUTERS

Ia mengutip pernyataan Direktur CIA John Ratcliffe bahwa serangan tersebut “melumpuhkan program nuklir Iran dan akan butuh waktu bertahun-tahun untuk pulih.”

 

Empat pejabat tinggi AS – Hegseth, Ratcliffe, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine – kemudian memberikan pengarahan tertutup kepada para senator. Ketua Komite Intelijen dari Partai Republik, Tom Cotton, menyebut misi tersebut sebagai “luar biasa”, meski menyatakan bahwa menghancurkan atau menyita uranium bukanlah bagian dari misi utama.

 

Senator Demokrat Mark Warner dari Virginia mengatakan satu-satunya cara untuk memastikan status sebenarnya dari program nuklir Iran adalah melalui kehadiran langsung para inspektur di lapangan. Ia mengakui bahwa sebagian uranium memang tidak dapat dihancurkan hanya dengan bom bunker-buster.

Baca Juga: The Fed Hawkish? Tiga Investasi Populer Ini Bisa Jadi Perdagangan Paling Menyakitkan di Pasar

Trump Puji Hegseth, Media Dikecam

 

Konferensi pers juga diwarnai kritik tajam Hegseth terhadap media yang ia nilai berpihak dan anti-Trump. “Sudah mengalir dalam darah kalian untuk berharap Trump gagal,” ujarnya, tanpa menunjukkan bukti. Ia menuduh liputan media menutupi keberhasilan serangan militer AS karena sentimen politik terhadap presiden.

 

Trump kemudian memuji Hegseth lewat media sosial, menyebut konferensi pers itu sebagai “salah satu yang paling profesional dan menguatkan yang pernah saya lihat.”

 

Sementara itu, Jenderal Dan Caine, yang hadir dalam konferensi, memilih berbicara secara teknis, termasuk menunjukkan video uji coba bom terhadap bunker serupa yang dihantam pada Minggu lalu. Ia menolak memberikan penilaian pribadi terkait efektivitas serangan dan menegaskan bahwa “tidak pernah ditekan oleh siapa pun untuk mengubah pandangan demi kepentingan politik.”

Baca Juga: Era Baru Ketegangan Global: Dari Asia Selatan hingga Timur Tengah, Dunia di Ambang Eskalasi Militer

Respons Iran dan Dampak Politik

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X